Rupiah Melemah ke Rp18.083 per Dolar AS, Ketidakpastian The Fed dan BI Jadi Sorotan
Selasa, 28 Juli 2026 | 17:20 WIB
Ilustrasi. Kurs rupiah turun. Foto: suarasurabaya.net
“Namun, pasar mengantisipasi nada hawkish Kepala The Fed. Ini tentunya akan juga membebani rupiah,” ujarnya.
Ia menilai pernyataan bernada hawkish berpotensi muncul seiring kenaikan harga minyak yang dikhawatirkan kembali mendorong inflasi di Amerika Serikat, sehingga membuka peluang kebijakan moneter ketat dipertahankan lebih lama.
Dari dalam negeri, sentimen terhadap rupiah juga diperkirakan masih terbebani oleh kabar pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia.
Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen global dan domestik tersebut, Lukman memperkirakan pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini berada di kisaran Rp18.000 hingga Rp18.100 per dolar AS. (ant/saf/ipg)