Menko Perekonomian Klaim Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Subsidi hingga Akhir 2026
Rabu, 23 September 2026 | 21:12 WIB
Ilustrasi - Kurs rupiah melemah. Foto: suarasurabaya.net
Di samping itu, rupiah juga melemah seiring penguatan dolar AS di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.
“70 persen kenaikan 25 bps (basis points) di bulan Oktober dan lebih dari 50 persen kenaikan lagi di Desember,” ujar Lukman.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp17.800-Rp17.950 per dolar AS.(ant/ipg)