Rabu, 9 September 2026

Rupiah Menguat ke Rp17.577 per Dolar AS, Sentimen Domestik Jadi Penopang

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Kurs rupiah naik. Foto: suarasurabaya.net

Sementara itu, harga minyak terus meningkat seiring eskalasi konflik di Timur Tengah. Perkembangan terbaru, Amerika Serikat mengklaim telah menghancurkan lima kapal tanker Iran.

“Yen menguat oleh intervensi besar BoJ (Bank of Japan), dan kemudian ancaman Menkeu (Menteri Keuangan) AS agar trader tidak melawan penguatan yen. Sedangkan minyak terus naik oleh eskalasi di Timteng (Timur Tengah) yang dimana perkembangan terakhir AS mengklaim telah menghancurkan lima kapal tanker Iran,” ujar Lukman.

Pelaku pasar juga mencermati rilis survei kepercayaan konsumen Indonesia untuk Agustus 2026 yang dijadwalkan keluar pada Rabu siang.

Lukman memperkirakan tingkat kepercayaan konsumen akan sedikit meningkat dari 116,8 menjadi sekitar 117. Data tersebut menjadi salah satu indikator yang akan dicermati investor untuk melihat kondisi perekonomian domestik.

Dengan mempertimbangkan sentimen domestik, pergerakan dolar AS, penguatan yen, serta perkembangan harga minyak dunia, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp17.550 hingga Rp17.700 per dolar AS. (ant/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Rabu, 9 September 2026
33o
Kurs