Senin, 15 Juni 2026

Rupiah Menguat ke Rp17.709 Per Dollar AS Efek Kesepakatan Damai AS-Iran

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Petugas bank menghitung rupiah. Foto: Shutterstock

Nilai tukar Rupiah berhasil mencatat penguatan signifikan terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Senin (15/6/2026).

Berdasarkan data pasar, kurs Rupiah ditutup menguat 152 poin atau 0,85 persen menjadi Rp17.709 per Dollar AS. Posisi tersebut membaik dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.860 per Dollar AS.

Ibrahim Assuaibi pengamat pasar uang mengatakan, penguatan Rupiah dipicu oleh meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap meredanya konflik geopolitik di Timur Tengah.

“Presiden AS Donald Trump dan wakil menteri luar negeri (Wamenlu) Iran mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dan melanjutkan lalu lintas melalui Selat Hormuz,” ujar Ibrahim.

Menurutnya, kesepakatan tersebut menjadi sinyal positif bagi stabilitas pasar keuangan global karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia.

Dilansir dari Antara, sejumlah laporan menyebutkan AS dan Iran akan menandatangani nota kesepahaman di Swiss pada Jumat (19/6/2026). Proses mediasi disebut melibatkan Pakistan yang berperan menjembatani komunikasi kedua negara.

Donald Trump Presiden AS sebelumnya menyatakan Selat Hormuz akan kembali dibuka tanpa hambatan dan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran akan dihentikan.

Sementara itu, kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, melaporkan bahwa rancangan kesepakatan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 30 hari melalui mekanisme yang disepakati bersama.

Meski demikian, investor masih mencermati kecepatan pemulihan produksi dan ekspor minyak dari kawasan Timur Tengah setelah dampak konflik, termasuk potensi peningkatan aktivitas pelayaran di wilayah tersebut.

Kazem Gharibabadi Wakil Menteri Luar Negeri Iran menyebut kesepakatan yang lebih komprehensif akan dibahas selama masa gencatan senjata yang direncanakan berlangsung selama 60 hari.

Selain itu, negara-negara E4 yang terdiri dari Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia juga dikabarkan membuka peluang pencabutan sanksi terhadap Iran apabila terdapat kemajuan dalam isu program nuklir negara tersebut.

“Negara-negara E4, yang meliputi Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia, mengatakan pada hari Minggu (14/6) bahwa negara-negara tersebut siap untuk mencabut sanksi terhadap Iran sebagai tanggapan atas langkah-langkah terkait program nuklirnya,” ungkap Ibrahim.

Penguatan Rupiah juga tercermin dalam kurs referensi Bank Indonesia. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Senin tercatat berada di level Rp17.719 per Dollar AS, menguat dibandingkan posisi sebelumnya Rp17.912 per Dollar AS.(ant/saf/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 15 Juni 2026
29o
Kurs