Selanjutnya, ia menyatakan bahwa Menkeu baru harus memperjelas kerangka kebijakan fiskal jangka menengah dengan menjelaskan arah kebijakan, termasuk trajektori defisit, penerimaan negara, kemampuan membayar utang, kebijakan subsidi, serta strategi pembiayaan melalui Surat Berharga Negara (SBN), sehingga dapat menjaga kepercayaan pasar.
“Ketika pasar mengharapkan kita itu lebih berhati-hati, tapi justru kita ini lebih ekspansif untuk belanja, itu kan bertolak belakang dengan harapan pasar. Jadi pasar jadi enggak percaya,” ujarnya.
Dengan catatan itu, ia berharap Suahasil membawa gaya pengelolaan fiskal yang lebih tenang, konsisten, dan minim kontroversi dengan memberikan kepastian serta kejelasan terkait arsitektur kebijakan fiskal ke depan.
“Kita mengharapkan bahwa beliau ini jadi Menteri Keuangan yang lebih kalem, tidak menimbulkan kontroversi-kontroversi, memberikan kepastian, memberikan kejelasan terkait dengan arsitektur kebijakan fiskal ke depan,” pungkasnya. (ris/saf/ipg)










