Seperti beras medium SPHP 5 kilogram dengan nilai transaksi Rp783,76 juta dan volume penjualan 15.972 unit serta komoditas beras lainnya membukukan volume transaksi 11.844 unit dengan nilai sekitar Rp715,46 juta. Serta masih ada berbagai barang lainnya.
Menanggapi hal itu, Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur menyatakan bahwa pemerintah provinsi masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengoptimalkan keberadaan KDKMP di 38 kabupaten/kota.
Wagub Jatim itu menjelaskan bahwa keberadaan koperasi merah putih harus mampu menghasilkan dampak ke berbagi sektor atau multiplier effect terutama terhadap perekonomian pedesaan secara berkelanjutan.
“Sekali lagi, pekerjaan rumah kami adalah bagaimana (KDKMP) yang sudah terbangun ini semua bisa sesegera mungkin membawa manfaat pada masyarakat. Jadi, kita bukan membanding-bandingkan dengan daerah lain,” ungkap Emil di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Senin (13/7/2026).
Untuk merealisasikan misi tersebut, Emil memastikan pihaknya akan terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Koperasi (Kemenkop) serta PT Agrinas selaku leading sector dari pelaksanaan program prioritas pemerintah tersebut.

NOW ON AIR SSFM 100

