Dilansir dari Antara, Purbaya sebelumnya menyampaikan rencana melibatkan perusahaan special mission vehicle (SMV) atau Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan untuk mengelola utang Whoosh setelah tanggung jawabnya dialihkan kepada pemerintah.
Sejumlah opsi SMV telah dipertimbangkan, di antaranya Indonesia Investment Authority (INA) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Namun, melihat besaran cicilan tahunan yang relatif ringan, Purbaya membuka kemungkinan pengelolaan utang Whoosh cukup diserahkan kepada satu SMV di bawah Kementerian Keuangan.
“Saya cuma lihat bebannya setiap tahun seperti apa. Kalau segini saja cukuplah ditangani oleh satu SMV di bawah Kementerian Keuangan,” ujarnya.
Pengalihan tanggung jawab pengelolaan utang proyek KCJB dari Danantara kepada pemerintah melalui Kementerian Keuangan, direncanakan berlangsung pada 15 September 2026.

NOW ON AIR SSFM 100

