Jumat, 23 Februari 2024

Unesa Ciptakan Robot KECE, Bisa Sterilkan Ruangan dan Antar Makanan ke Pasien

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Robot KECE Unesa. Foto: Istimewa

Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menciptakan robot yang mampu membantu tugas penanganan Covid-19 seperti mengantar makanan dan alat medis di rumah sakit, penyeteril ruangan dan drone penyemprot disinfektan.

“Robot ini merupakan hasil karya anak bangsa serta kolaborasi antara dosen, mahasiswa dan alumni dari Fakultas Teknik. Tentunya terobosan teknologi ini akan sangat berguna untuk menangani permasalahan Covid-19,” ujar Prof. Nurhasan Rektor Unesa.

Robot yang dinamai KECE Unesa ini, dikatakan Rektor Unesa sebagai terobosan baru di bidang teknologi. Nantinya, robot-robot tersebut akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jatim untuk dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

“Mudah-mudahan upaya FT untuk membantu pemerintah dalam menangani Covid-19 bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Dr. Maspiyah Dekan Fakultas Teknik Unesa menambahkan, pada saat masa pandemi ini, robot KECE dianggap mampu untuk menjaga rasa aman tenaga medis.

“Selain untuk pengantar obat dan makanan, robot ini juga berfungsi untuk sterilisasi ruangan. Jadi kalau ruangan tersebut habis dipakai oleh pasien dan lain-lain maka robot ini akan berfungsi untuk mensterilisasi dari virus dan bakteri. Jadi robot ini selain untuk melayani pasien juga memperhatikan tenaga medis,” kata Maspiyah.

Robot KECE dengan dua fungsi yakni membawa obat dan menyeterilkan ruangan ini, menurut maspiyah merupakan temuan yang terbaru. Jika sebelumnya muncul robot yang bisa membawa obat sendiri, dan robot yang menyerilkan ruangan sendiri, maka Robot KECE Unesa bisa melakukan kedua hal tersebut.

Selain itu, Agung Prijo Budijono, S.T.,M.T yang merupakan pembina dari team pembuat robot KECE ini menyampaikan, jika robot ciptaan timnya tersebut juga dilengkap dengan komunikasi berbasis video yang tentu akan menunjang kinerja tenaga medis dari jarak jauh.

“Jadi robot ini juga bisa digunakan untuk komunikasi dengan pasien. Sehingga dari jauh dokter juga bisa menanyakan kondisi pasien, dan pasien bisa merespon langsung pertanyaan dari dokter,” katanya.(bas/tin/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Jumat, 23 Februari 2024
32o
Kurs