Minggu, 14 Agustus 2022

Twitter Labeli Cuitan Berisi Misinformasi Vaksin Covid-19

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi. Aplikasi Twitter di ponsel di depan logo Twitter. Foto: Bloomberg

Twitter menyatakan akan menerapkan peringatan pada cuitan yang berisi misinformasi atau informasi menyesatkan tentang vaksin Covid-19, sekaligus menegakkan ketentuan yang bisa membuat pengguna dilarang secara permanen karena pelanggaran berulang.

Katy Minshall, Kepala Kebijakan Publik Twitter Inggris Raya, mengatakan bahwa pihaknya menyadari peran perusahaan dalam memberikan informasi kesehatan yang kredibel kepada masyarakat luas.

“Kami terus bekerja dengan otoritas kesehatan di seluruh dunia–termasuk (layanan kesehatan Inggris)–untuk memastikan akses visibilitas yang tinggi ke informasi kesehatan masyarakat yang terpercaya dan akurat pada layanan kami, termasuk tentang vaksin Covid-19,” kata dia dikutip Antara dari Reuters, Selasa (2/3/2021).

“Hari ini kami akan mulai memberikan label kepada cuitan yang mungkin berisi informasi menyesatkan tentang vaksin Covid-19, selain upaya berkelanjutan kami untuk menghapus informasi menyesatkan Covid-19 yang paling berbahaya dari layanan,” sambung Katy.

Twitter mulai mempromosikan informasi mengenai kesehatan masyarakat sebelum Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi global. Hal tersebut juga bertujuan untuk menghapus konten yang terbukti salah atau menyesatkan tentang virus berbahaya itu.

Sejak memperkenalkan panduan mengenai Covid-19, mereka mengatakan telah menghapus lebih dari 8.400 cuitan dan menegur 11,5 juta akun.

Dia mengatakan pendekatan dibangun di atas pengoperasian yang sudah ada untuk menjaga dari klaim palsu tentang keamanan dan keefektifan inokulasi.(ant/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Minggu, 14 Agustus 2022
30o
Kurs