Minggu, 23 Agustus 2026

Menkes Tetapkan Lumajang Bebas Malaria Indigenous

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Kabupaten Lumajang dinyatakan sebagai salah satu daerah yang terbebas dari penyakit malaria indigenous atau penularannya terjadi dari dalam wilayah setempat.

“Hal ini sesuai Sertifikasi Eliminasi Malaria Tahun 2015 dari Menteri Kesehatan,” kata Askab Hariyanto Kasi Pemberantasan Penyakit Menular Kabupaten Lumajang kepada Sentral FM, Jumat (3/4/2015).

Berdasarkan data Dinkes Kabupaten Lumajang, sepanjang tahun 2014, tercatat delapan warga pendatang, terpapar Malaria dari tempat asalnya dan mendapatkan perawatan di Lumajang.

Oleh karena itu, untuk menangkal penularan Malaria dari dalam wilayah Lumajang, seluruh Puskesmas yang tersebar di 21 kecamatan memberikan layanan pemeriksaan mikoroskopis Malaria. Tujuannya, agar penyakit malaria bisa dideteksi secara dini sehingga tidak mewabah.

“Setiap Puskesmas sudah dilengkapi dengan perangkat laboratorium dan petugasnya juga telah dibekali kemampuan melalui Bimtek yang bekerjasama dengan Dinkes Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Diharapkan, lanjutnya, nantinya setiap Puskesmas sudah bisa mendeteksi dan memberi pengobatan terhadap penyakit malaria sudah bisa dilakukan di Puskesmas.

Sekadar informasi, program pengobatan terhadap penyakit malaria secara nasional telah digratiskan. (her/iss/wak)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Minggu, 23 Agustus 2026
27o
Kurs