Rabu, 15 April 2026

Dua Kecamatan di Banyuwangi Gagal Panen Kedelai

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan
Ilustrasi

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Banyuwangi mencatat sekitar 1.500 hektar tanaman kedelai di dua kecamatan yaitu Kecamatan Tegal Dlimo dan Purwoharjo gagal panen.

Ben dari Radio Mandala Banyuwangi dalam Jaring Radio Suara Surabaya Jumat (29/72016) melaporkan, Muhammad Safuan Ketua HKTI Banyuwangi mengatakan, kondisi kedelai yang ada, rata-rata membusuk bahkan sebagian tidak dapat dipanen. Hal ini mengakibatkan hasil panen merosot tajam.

“Satu hektar dalam kondisi normal bisa mendapatkan hasil panen rata-rata 1 ton lebih. Tapi kali ini hanya mendapatkan separuhnya saja,” katanya.

Selain itu, harga kedelai di pasaran pun ikut anjlok dikarenakan buruknya kualitas kedelai.(zha/dwi)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Rabu, 15 April 2026
29o
Kurs