Sabtu, 11 Juli 2026

Belajar Langsung dari Penyiar Suara Surabaya, Siswa Permata Public Speaking Dilatih Tenang saat Hadapi Audiens

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Murid Permata Public Speaking foto bersama di dalam ruang siaran bersama Aini Kusuma Penyiar Radio Suara Surabaya, Kamis (9/7/2026). Foto: Nanny Mg suarasurabaya.net

Memanfaatkan momentum libur sekolah, sebanyak 35 siswa dari lembaga Permata Public Speaking, Gresik, menggelar kegiatan outdoor learning dengan mengunjungi Kantor Suara Surabaya Media, Kamis (9/7/2026).

Kunjungan ini sekaligus bertujuan untuk memberikan pengalaman praktik langsung bagi para siswa yang bergabung dalam Permata Public Speaking.

Afif ​Direktur Permata Public Speaking sekaligus guru menjelaskan bahwa kunjungan ke Radio Suara Surabaya merupakan bagian dari program khusus holiday class.

Dia mengatakan, program ini sengaja dirancang agar para siswa tetap produktif dan mendapatkan ilmu baru di luar kelas reguler meski dalam masa libur sekolah.

​”Lembaga kami sebenarnya ikut libur kalau sekolah formal libur. Tapi kami memiliki program holiday class yang salah satu agendanya adalah outdoor learning, termasuk kunjungan ke Radio Suara Surabaya hari ini,” ujar Afif saat onair di Radio Suara Surabaya.

​Afif menambahkan, pemilihan Radio Suara Surabaya sebagai destinasi utama bukan tanpa alasan. Sebagai media yang memiliki basis pendengar sangat besar dan reputasi yang kuat, Radio Suara Surabaya dinilai menjadi tempat belajar yang paling ideal bagi para siswa, khususnya mereka yang rata-rata masih duduk di bangku SD dan SMP.

​Lebih lanjut, Afif memaparkan bahwa di Permata Public Speaking, para siswa akan diarahkan untuk memilih kelas spesialisasi setelah menyelesaikan 16 kali pertemuan di kelas reguler. Pilihan kelas tersebut meliputi MC, story telling, motivator, hingga kelas presenter.

​”Anak-anak yang kami bawa ke Suara Surabaya hari ini adalah mereka yang mengambil kelas presenter. Targetnya, dari kelas ini nantinya mereka akan dicetak untuk siap menjadi reporter TV, news anchor, hingga penyiar radio,” imbuhnya.

​Kunjungan ini juga menjadi kelanjutan dari materi yang telah diajarkan sebelumnya yakni, para siswa diajarkan praktik meliput.

“Sehingga di Radio Suara Surabaya ini anak-anak ditantang untuk langsung mempraktikkan bagaimana membawakan materi dengan baik di depan publik,” tuturnya.

Alvanni Kinandani saat memberikan materi saat kunjungan Permata Public Speaking, Kamis (9/7/2026). Foto: Nanny Mg suarasurabaya.net

​Antusiasme tinggi pun dirasakan oleh para peserta, salah satunya Louisa. Siswa kelas presenter ini mengaku mendapatkan banyak ilmu baru yang sangat bermanfaat setelah menerima materi langsung dari salah satu penyiar Radio Suara Surabaya.

​”Tadi dapat pelajaran berharga banget. Kata Kakak Penyiar, kalau jadi public speaker itu nggak boleh buru-buru, harus tetap tenang, hafalkan materi dengan baik, dan yang paling penting jangan sampai belibet kalau ngomong,” cerita Louisa.

​Senada dengan Louisa, Buchori, siswa lainnya, juga mengaku sangat menikmati jalannya kegiatan. Menurutnya, materi yang disampaikan oleh tim Radio Suara Surabaya sangat mudah dipahami dan dipraktikkan.

​”Seru banget kegiatannya. Materi yang disampaikan tadi gampang masuk ke otak karena yang menyampaikan juga sudah jago dan seru banget,” tutup Buchori.(kir/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Sabtu, 11 Juli 2026
24o
Kurs