Jumat, 13 Februari 2026

Hari Radio Internasional, Khofifah Sebut Radio Suara Surabaya sebagai Suara Jawa Timur

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa berdialog bersama Eddy Prastyo Pemimpin Redaksi Suara Surabaya (Kanan), dan Restu Indah Wakil Pemimpin Redaksi Suara Surabaya (Kiri) dalam sesi siaran di Suara Surabaya Centre, Kamis (13/2/2026). Foto: Fauzan Habibi Hibatullah Mg suarasurabaya.net

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur mengunjungi Radio Suara Surabaya dalam rangka Hari Radio Internasional pada Kamis (13/2/2026) sore ini.

Ditemani oleh Verry Firmansyah CEO Suara Surabaya, Eddy Prastyo Pemimpin Redaksi Suara Surabaya dan Restu Indah Wakil Pemimpin Redaksi Suara Surabaya, Khofifah mengungkapkan kunjungan kali ini karena ingin bersilaturahmi ke radio yang ia sebut Suara Jawa Timur.

“Radio eksis, radio dibutuhkan untuk pencerdasan kehidupan masyarakat, update informasi dan lain-lainnya,” kata Khofifah saat mengudara di Radio Suara Surabaya, Kamis (13/2).

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat menerima kue dari Radio Suara Surabaya, Kamis (13/2/2026). Foto: Fauzan Habibi Hibatullah Mg suarasurabaya.net

Menurut Khofifah, di era yang semakin modern ini media konvensional seperti radio tetap diperlukan. Ia menyebut radio seperti Suara Surabaya dibutuhkan untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat, update informasi hingga alur komunikasi untuk masyarakat.

“Karena banyak hal yang mungkin tidak terkonfirmasi terutama kepadatan traffic bisa direspon sangat cepat. Jadi memandu (masyarakat), tidak sekedar melihat Google Maps, oh ini merah nih, ini kuning nih, ini agak hijau misalnya. Ini lancar ini apa macet dan seterusnya,” ungkapnya.

“Tapi bahwa banyak hal bisa direspon secara cepat termasuk hal-hal lain ya. Alur komunikasi itu penting. Media komunikasi itu penting. Update komunikasi juga penting. Dan itu bisa dilakukan oleh Suara Surabaya, Suara Jawa Timur,” sambungnya.

Rasa perhatiannya terhadap industri radio secara tidak langsung juga menunjukkan kepeduliannya terhadap Jawa Timur. Melalui radio, masyarakat dapat mengakses informasi pembangunan Jawa Timur.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat menemui Verry Virmansyah CEO Suara Surabaya, Jumat (13/2/2026). Foto: Fauzan Habibi Hibatullah Mg suarasurabaya.net

Saat mengudara di Suara Surabaya, Khofifah menceritakan tidak pernah ada rasa lelah selama merawat Jawa Timur yang ia sebut sebagai Bumi Majapahit ini.

Dia juga mengungkap rahasia di balik keteguhannya tersebut, yakni ia selalu berpegang pada prinsip dari Gus Dur, “Setiap perjuangan butuh pengorbanan.”

Tidak hanya itu, Khofifah juga menambahkan bahwa kebiasaan spiritual agama juga bagian dari penopangnya selama mengemban tugas sebagai gubernur.

“Jadi kalau kita punya masalah jek ruwet yo (masih berantakan). Kembalilah kepada Allah. Kembali ini bahwa kalau orang itu bertakwa, maka Allah akan memberikan jalan keluar dari masalah yang dihadapi,” terangnya.

Pada penghujung siaran, Khofifah tidak lupa untuk menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan puasa kepada masyarakat muslim di Indonesia.

“Marhaban ya Ramadan. Selamat menjemput hadirnya bulan Ramadan 1447 Hijriah,” ucap Khofifah.(mun/wld/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Jumat, 13 Februari 2026
27o
Kurs