Sabtu, 5 September 2026

Pemerintah Diminta Jujur Soal Harga Sembako

Laporan oleh Jose Asmanu
Bagikan

Masyarakat menilai pemerintah berbohong soal harga sembako. Pernyataan beberapa Menteri yang demam blusukan menyebut harga stabil dan tidak sesuai dengan fakta. Pernyataan itu hanya untuk menyenangkan Jokowi Presiden agar dinilai sudah bekerja dengan baik.

Tidak disadari pernyataan asal bapak senang (ABS) itu bisa menimbulkan konflik antara pembeli dan pedagang. Bahkan suami dengan istri karena erat hubungannya dengan anggaran belanja rumah tangga.

Pembeli berpatokan dengan pernyataan Menteri yang mengatakan harga stabil tapi pedagang berpegang pada fakta di lapangan harga memang naik.

Dewi pengusaha catering langganan kalangan menengah atas mengatakan, geli mendengar pernyataan Sofyan Djalil Menko Ekonomi dan Rachmad Gobel Menteri Perdagangan yang mengatakan harga stabil dan cenderung turun.

Agar mendapat informasi yang benar, Nyonya Dewi bersedia membonceng Menteri belanja ke pasar. Agar tahu keadaan yang sebenarnya kalau harga kebutuhan masyarakat menjelang puasa ini mahal.

Untuk mengatasi lonjakan harga Jokowi Presiden dalam kunjungannya ke Sumedang Jawa Barat, Senin (15/6/2015) tadi meluncurkan operasi pasar tingkat nasional. (jos/dwi/rst)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Sabtu, 5 September 2026
24o
Kurs