Jumat, 12 Juni 2026

Insersi Bola Beton Tahap II Molor

Laporan oleh Eddy Prastyo
Bagikan

Upaya insersi tahap II bola-bola beton ke pusat semburan, Rabu (21/03) hari ini gagal dilakukan. Jadwal diperkirakan molor dari yang seharusnya dilakukan hari ini.

RUDI NOVRIANTO Jubir Timnas Penanggulangan Bencana Semburan Lumpur Sidoarjo pada suarasurabaya.net mengatakan, kegagalan insersi (21/03) hari ini disebabkan alat berat crane yang belum tiba di lokasi pusat semburan lumpur.

Ia memperkirakan Kamis (22/03), crane baru tiba di lokasi. Itu pun tidak bisa langsung dioperasikan karena harus di-setting terlebih dahulu. Padahal 23 bola beton buatan PT Wijaya Karya (Wika) sudah tiba dari kemarin. Ia berharap, setelah alat berat datang, upaya insersi tahap II ini bisa dilakukan.

Pada tahap ini, rencananya ada 500 bola beton yang akan diinsersi. Setengahnya diproduksi oleh PT Wika Pasuruan, dan sisanya digarap oleh PT PPI Tanggulangin.

“Pada tahap awal ini kita baru menerima bola-bola beton produk dari PT Wika. Untuk tahap II ini, bola beton dibuat dari material yang berbeda, karena ditambah material fly ash, yang membuat bola-bola beton tahan korosi,” kata RUDI.

Dalam catatan Timnas, semenjak 374 untaian bola beton dimasukkan ke pusat semburan lumpur, kandungan H2S di sekitar pusat semburan mengalami fluktuasi.

Hari ini, kandungan H2S dalam radius 5 meter dari pusat semburan tercatat 14-15 ppm. Sebelumnya, pernah tercatat hingga 17 ppm, dan kemarin tercatat 7 ppm. Padahal, kandungan H2S di udara yang bisa ditoleransi adalah sebesar 10 ppm.

Teks Foto :
– Bola beton tahap II yang sudah disiapkan dekat pusat semburan.
Foto : dok suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Surabaya
Jumat, 12 Juni 2026
26o
Kurs