Minggu, 28 November 2021

Di Semarang Tim Astrofotografi Mampu Melihat Hilal

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan
Ilustrasi. Proses rukyatul hilal.

Tim rukyatul hilal dengan menggunakan astrofotografi mengaku mampu memotret hilal atau anak bulan. Penampakan hilal yang mampu dipotret berada di kawasan Semarang.

“Ada sembilan tim yang kita terjunkan, salah satunya di Semarang tadi berhasil memotret hilal,” kata Agus Mustofa, koordinator Tim Astrofotografi, pada suarasurabaya.net, Jumat (27/6/2014).

Selain di Semarang, dua tim yaitu di Surabaya dan di Banda Aceh sebenarnya juga nyaris mampu memotret hilal. Sayang keberadaan bulan yang cukup dekat dengan matahari menyulitkan tim ini untuk melakukan pemotretan.

Apalagi, pada sore ini, antara bulan dan matahari tampak memiliki warna yang hampir sama yaitu didominasi putih, sehingga memang sulit untuk dibedakan. Selain itu, bulan juga cenderung tertutup awan tipis.

“Teleskop kami sudah mengarah, tinggal menunggu awan terbuka langsung kita potret. Alhamdulillah tadi yang Semarang sempat terbuka sehingga bisa dilakukan pemotretan,” kata Agus.

Sementara itu, dengan penampakan hilal ini, sebenarnya sudah bisa dipastikan puasa akan jatuh pada hari Sabtu (27/6/2014) besok. Sayang tak semua ormas Islam menyetujui metode Astofotografi ini. Hampir seluruh ormas, saat ini tetap menunggu hasil sidang isbat dari pemerintah untuk menetapkan awal puasa.

Sekadar diketahui, astrofotografi merupakan sebuah cara untuk memotret sekaligus merekam penampakan benda-benda di langit dengan bantuan teleskop, kamera, mounting, GPS, filter serta inframerah. (fik/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Minggu, 28 November 2021
25o
Kurs