Selasa, 31 Maret 2020

Hati-hati, Lihat Gerhana Matahari Bisa Bikin Buta

Laporan oleh Desy Kurnia
Bagikan

Gerhana adalah suatu peristiwa luar biasa terjadi ketika satu objek di langit bergerak ke arah bayangan objek lainnya.Istilah ini paling sering digunakan untuk menggambarkan baik gerhana matahari, yaitu ketika bayangan Bulan melintasi permukaan Bumi, atau gerhana bulan, yaitu ketika Bulan bergerak ke dalam bayangan Bumi.

Lalu apakah Anda pernah melihat Gerhana secara langsung ?
Mungkin ada yang akan menjawab ya, untuk melihat gerhana bulan secara langsung. Namun bagaimana dengan gerhana matahari.

Tak dipungkiri, gerhana matahari memiliki pemandangan yang menakjubkan dan banyak orang ingin menyaksikan bagaimana proses terjadinya gerhana secara langsung.

Namun, sayangnya banyak pakar, terutama ahli mata melarang manusia melihat gerhana matahari dengan mata telanjang.

Secara sederhana, jika Anda menatap matahari lebih dari beberapa detik, maka mata akan mengalami kerusakan permanen. Karena menatap gerhana matahari dapat menyebabkan kebutaan.

Dr. Sumartono, Sp.M, Dokter Spesialis Mata pada Radio Suara Surabaya mengatakan, saat gerhana kekuatan sinar matahari bisa berlipat-lipat dan efek pembakarannya bisa merusak mata.

Besarnya intensitas sinar UV yang menempus ke retina menyebabkan kerusakan pada sel batang (rod cell) dan kerucut (cone cell) pada mata. Cahaya matahari (khusus komponen UV) menjadi pemicu serangkaian reaksi kimia pada sel-sel mata yang mana akan merusak kemampuan sel tersebut merespons objek visual.

Dan dalam intensitas yang besar dan lama, akan menyebabkan kerusakan parah pada sel mata. Yang pada akhirnya akan menyebabkan mata mengalami buta sementara atau bahkan buta abadi, tidak bisa disembuhkan.

“Sudah ada orang yang mengalaminya, kejadiannya ia mengalami buta sentral, dimana pengelihatan lurus gelap, namun sampingnya masih bisa melihat,” terang dia.

Sementara itu, agar dapat melihat fenomena gerhana matahari, saat ini sudah banyak caranya.

Salah satunya dengan menggunakan kacamata khusus atau melihat diatas bayangan air (baik di kolam maupun di wajan). “Dan bisa juga membuat layar gelap di sebuah ruang (kotak) agar gerhana matahari tertangkap dilayar, dan kita melihatnya secara tidak langsung,” katanya. (ain/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Truk Terguling di Karang Pilang

Biasanya Berjubel, Kini Sunyi

Surabaya
Selasa, 31 Maret 2020
30o
Kurs