Sabtu, 2 Juli 2022

Informasi Tak Terbendung, Diet Media Jadi Pilihan

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Ilustrasi. Foto: diginativemom.com

Perkembangan teknologi dan informasi saat ini tidak mungkin lagi dapat dibendung. Kalau dulu tayangan televisi dan berita-berita di koran relatif bisa diseleksi untuk konsumsi anak-anak, sekarang sepertinya tidak mungkin lagi.

“Tidak mungkin melarang anak-anak untuk tidak membuka internet. Dari handphone, berbagai kanal internet dapat diakses. Apa mungkin kita melarang anak-anak menggunakan handphone? Informasi melalui berbagai sarana tidak dapat dibendung lagi dizaman sekarang ini,” papar Isa Anshori.

Oleh karena itu, kata Isa, mengajak anak-anak untuk diet media sepertinya dapat dilakukan sebagai satu diantara upaya agar anak-anak nantinya memiliki kemampuan serta pemahaman agar bijak memilih tayangan informasi sesuai dengan kebutuhannya.

“Kalau di rumah dilarang, anak-anak pasti akan mencari diluar rumah. Demikian juga dengan informasi apapun bentuknya dan melalui media apapun, jika dbutuhkan, pasti akan dicari. Tetapi jika anak-anak punya bekal yang sudah dilakukan lewat diet media, sepertinya mereka tidak mudah mengumbar keingintahuannya,” ujar Isa Anshori Ketua Hotline Pendidikan Jawa Timur.

Senada dengan itu, Edward Dewaruci anggota LPAI Jawa Timur sekaligus bagian dari Forum Masyarakat Pemerhati Media (FMPM) Surabaya, setuju jika anak-anak diajak untuk diet media, agar lebih bijak terkait kebutuhan informasi bagi dirinya sendiri.

“Kalau sejak awal anak-anak memiliki pemahaman tentang informasi yang sesuai dengan kebutuhannya, maka dimasa mendatang mereka tidak akan mudah terpengaruh dengan konsumsi informasi yang tidak berguna. Informasi dimasa depan tidak mungkin terbendung kan?” terang Edward Dewaruci pada suarasurabaya.net, Senin (22/9/2014).(tok/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 2 Juli 2022
27o
Kurs