Rabu, 10 Juni 2026

Kisah Muadzin Tertimbun Longsor Bareng

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan

Warga Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng Jombang, tak menyangka jika satu dari 14 korban longsor adalah muadzin Mushola Al-Huda, desa tersebut.

Adalah, Sodik, 30 tahun. Pemuda desa yang tiap hari menjadi muadzin di mushola itu biasanya selalu tidur di mushola. Tapi malam tadi, Sodik ternyata meninggalkan mushola. “Dia kok ternyata tidur di rumah Pak Sariyadi (korban longsor),” kata Nawawi, warga dusun Kopen, pada suarasurabaya.net, Selasa (28/1/2014).

Padahal, jika Sodik tidur di mushola, dipastikan pemuda ini tidak akan tewas karena mushola desa itu sama sekali tak tersentuh terjangan longsor.

Menurut Nawawi, jangankan bermalam di rumah orang, untuk sekadar menonton televisi, Sodik biasanya enggan berlama-lama di rumah orang.

Sodik sendiri merupakan salah satu putra dari Ny Bati yang memiliki rumah tak jauh dari mushola. Padahal kalau-pun dia tidur di rumahnya, maka Sodik harusnya selamat karena rumah orang tuanya saat ini tak diterjang longsor. (fik/ipg)

Teks Foto:
– Sholat jenazah dilakukan untuk para jenazah korban longsor Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng Jombang.
Foto: Taufik suarasurabaya.net

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Rabu, 10 Juni 2026
31o
Kurs