Senin, 6 April 2020

Korban Tewas Sinabung Jadi 16 Orang

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan

Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan korban awan panas erupsi Gunung Sinabung yang sebelumnya luka-luka dan dirawat di RS Efarina Ethaham dengan nama Doni Sembiring, 70 tahun, akhirnya meninggal dunia pada Rabu (5/2/2014) pukul 03.00 WIB.

Menurut keterangan dari Dirut RS. Efarina Etaham, korban meninggal karena mengalami luka bakar 45 persen disertai dengan adanya komplikasi penyakit sebelumnya yaitu paru-paru, gula dan ginjalnya sudah rusak, sehingga daya tahannya menurun.

Dengan demikian, kata Sutopo, total korban meninggal hingga saat ini mencapai 16 orang dan 1 orang luka-luka, atas nama Sehat Sembiring, 48 tahun.

Dan berikut nama korban meninggal:

1. Alexander Sembiring/L/17 tahun (thn).
2. Daud Surbakti/L/17 thn.
3. Diva Nusantara.
4. David Brahmana/L/17 thn.
5. Mahal Surbakti/L/25 thn.
6. Rizal Saputra/L/23 thn.
7. Teken Sembiring/L/47 thn.
8. Santun Siregar/L/22 thn.
9. Fitriani Boru Napitupulu/P/19 thn.
10. Asran Lubis/L/21 thn.
11. Marudut Brisnu/L/25 thn.
12. Daniel Siagian/L.
13. Tomas Lakae/L/27 thn.
14. Zulfian Dimuri/L/21 thn.
15. Surya Sembiring/L/24 thn.
16. Doni Sembiring/L/70 thn.

Menurut Sutopo, Syamsul Maarif Kepala BNPB, masih berada di Sinabung untuk memimpin Satgasnas Penanganan Erupsi Sinabung dengan mengerahkan potensi nasional.

Proses evakuasi korban awan panas yang diduga masih ada di Desa Sukameriah di radius 3 km akan dilanjutkan. Sebanyak 200 personil Tim SAR Gabungan dikerahkan dalam proses evakuasi dengan berprinsip safety first atau keselamtan diutamakan.

Tim melibatkan ahli dari PVMBG yang merekomendasikan potensi ancaman awan panas di lokasi pencarian korban.

Pada Selasa (4/2/2014) proses pencarian korban tidak dapat dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB, karena sudah terjadi 2 kali erupsi yang mengakibatkan hujan abu sampai ke Kabanjahe termasuk posko utama dan posko nasional. Tim SAR sendiri juga sudah dalam posisi siap di Posko sambil menunggu rekomendasi dari PVMBG.

Selasa (4/2/2014) Kemarin terjadi erupsi 4 kali. Aktivitas vulkanik G. Sinabung saat ini masih tinggi dan status Awas dengan radius 5 km harus dikosongkan dari aktivitas penduduk.(faz/fik)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Korban Rumah Roboh di Ketintang

Trailler Tabrak Pembatas Jalan di Tol

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Surabaya
Senin, 6 April 2020
27o
Kurs