Seorang balita berusia 3 tahun yang diketahui bernama M Rafi meninggal setelah disedruk Alphard S 1771 NG di drop zone terminal 2 Bandara Juanda, Selasa (13/5/2014) pagi tadi.
Selain M Rafi, enam orang lainnya yang masih satu keluarga juga mengalami luka akibat kejadian ini dan berikut kronologi kejadian menurut beberapa saksi mata yang ditemui suarasurabaya.net, di sekitar lokasi kejadian.
– Pukul 06.00 tujuh orang yang masih satu keluarga dari Sampang, Madura tiba di Terminal 2 Juanda. Mereka hendak menunggu kedatangan salah seorang anggota keluarga yang menjadi TKW di Malaysia. Satu keluarga ini datang di antar Rofiq, perwakilan dari PJTKI. Di Juanda mereka lantas duduk di besi melingkar di salah satu tiang di drop zone terminal 2 Bandara Juanda.
– Pukul 09.00, Agus Winarto, warga Kebun Agung, RT 01/RW 01, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, mengendarai Alphard dan menurunkan majikannya dari PT Kurnia Agung, sebuah perusahaan furniture ke Terminal 2 Juanda.
– Pukul 09.15, usai menurunkan penumpang, Agus tiba-tiba tancap gas sehingga Alphard yang dikendarainya langsung menabrak mobil Honda Acord W 1 AP milik Trikora Harjo, General Manager PT Angkasa Pura 1.
– Usai menabrak Honda Acord, Alphard lantas banting ke kiri dan naik ke drop zone dan menabrak tiang. Di bawah tiang inilah, tujuh korban sedang duduk.
– Usai menabrak tiang dan tujuh orang, Alphard masih terus melaju dan menabrak ratusan troli yang terparkir di dekat pintu utama Terminal 2 Juanda. Mobil sendiri baru berhenti setelah menabrak kaca Terminal 2.
Sementara itu, AKP Tommy Ferdian, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sidoarjo mengatakan, masih terus mendalami kejadian ini. “Sopir masih terus kita mintai keterangan,” kata dia.
Seluruh korban saat ini juga sudah dibawa ke Rumah Sakit Lanudal Juanda. (fik/rst)
NOW ON AIR SSFM 100

