Rabu, 10 Juni 2026

Medsos Ciptakan De Individualisasi

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan

Media sosial sudah menjadi sarana curhat terutama di kalangan anak muda. Secara umum curhat status mereka belum mengarah ke hal-hal negatif.

Michael Seno Rahardanto MA Psikolog Universitas Widya Mandala Surabaya pada Radio Suara Surabaya mengatakan, media sosial sudah menimbulkan fenomena de-individuasi atau orang yang menyamarkan dirinya.

“Hasil penelitian menunjukkan orang yang menyamarkan statusnya cenderung lebih agresif lebih berani,” kata dia.

Michael Seno mengatakan, banyak pengguna sosial media menggunakan nama samaran, akun palsu termasuk memasang foto orang lain.

“Mereka menganggap status yang ditampilkan itu aman-aman saja karena belum paham risikonya,” ujar dia.

Michael juga mengatakan, untuk membangun sosial media yang sehat dan produktif perbaiki dulu komunikasi sehari-hari. Karena status pengguna sosial menunjukkan pola komunikasi mereka sehari-hari. (gk/dwi)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Rabu, 10 Juni 2026
31o
Kurs