Sabtu, 6 Juni 2026

Psikologis Keluarga Mulai Memburuk di Hari Ketiga Pencarian AirAsia

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan
Rohaniwan membimbing doa bagi keluarga penumpang AirAsia QZ8501. Foto : Taufik suarasurabaya.net

Memasuki hari ketiga pencarian, psikologi keluarga penumpang AirAsia QZ 8501 mulai memburuk. Keberadaan AirAsia QZ 8501 yang tak kunjung ditemukan, menjadikan para keluarga semakin kebingungan akan nasib keluarga mereka yang ada di dalam pesawat itu.

“Psikologis keluarga hari ketiga ini agak lebih buruk, kami masih menunggu meski belum ada informasi keberadaan keluarga kami,” kata Lukas, satu diantara keluarga penumpang AirAsia QZ 8501, ketika ditemui suarasurabaya.net, di Crisis Center Terminal 2 Bandara Juanda, Selasa (30/12/2014).

Beruntung pihak PT Angkasa Pura I dan Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Soetomo telah menyediakan psikolog dan psikiater yang langsung mendampingi para keluarga penumpang ini.

Beberapa rohaniawan lintas agama juga didatangkan untuk memandu doa bersama bagi para keluarga ini. Tempat peristirahatan khusus juga disediakan di ruang Crisis Center.

Mulai hari ini, Angkasa Pura juga menyediakan fasilitas teleconference bagi keluarga penumpang yang berkomunikasi secara langsung dengan Komandan Basarnas di Jakarta. (fik/rst)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Sabtu, 6 Juni 2026
28o
Kurs