Senin, 6 April 2020

Setelah 40 Tahun, Jatim Terima Penghargaan Parasamya Nugraha

Laporan oleh Fatkhurohman Taufik
Bagikan

Soekarwo, Gubernur Jawa Timur Jumat (25/5/2014) hari ini menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha yang merupakan penghargaan tertinggi di bidang pembangunan.

Penghargaan diberikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden dan diterima langsung oleh Pakde Karwo, julukan Soekarwo di Istana Negara Jakarta.

“Hal yang menonjol dari sekian banyak penilaian adalah kepemimpinan atau leadership Gubernur Jatim Soekarwo. Hampir semua sektor digerakkan sehingga muncul sinergi antara Pemerintah dan masyarakat,” kata Prof. Dr. Mohammad Mas’ud Said, Asisten Staf khusus Presiden di sela-sela penyerahan penghargaan.

Menurut Mas’ud Said, dari kacamata penilai, Pakde Karwo dinilai mampu menggerakkan potensi yang ada mulai dari Banyuwangi hingga ke Pacitan. Potensi yang mampu tergali dari Jawa Timur tidak hanya dari sektor pembangunan melainkan juga di sektor ekonomi, kesehatan, sosial dan budaya.

“Jawa Timur memiliki keistimewaan tersendiri dalam penilaian tim. Dari 138 variabel penilaian hampir semua terpenuhi dengan nilai sangat tinggi di atas provinsi lain di Indonesia,” ujarnya.

Mas’ud menjelaskan dalam memberikan penilaian tidak sebatas data dan angka yang diberikan oleh tim, tapi pihaknya juga terjun ke lapangan untuk dicocokkan.

“Jadi, bukan sekedar kuantitatif tapi juga kualitatif. Kami tidak hanya percaya data tapi juga di lapangan juga kami chek,” kata dia.

Di tempat yang sama, Hatta Rajasa, Menko Perekonomian mengatakan penghargaan ini merupakan bagian dari apresiasi Pemerintah terhadap Jawa Timur dalam memajukan wilayahnya.

Hatta melihat, selama dipimpin Pakde Karwo, berbagai sektor mulai dari ekonomi, pemberdayaan usaha kecil menengah di Jawa Timur terus meningkat.

Jawa Timur kata dia, saat ini juga sudah menjadi basis penetrasi pasar Indonesia Timur. “Penghargaan ini hendaknya bisa dijadikan cambuk bagi provinsi lain untuk turut maju mulai ekonomi sosial politik dan budaya termasuk kesehatan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, penghargaan ini untuk terakhir kalinya diterima Jawa timur 40 tahun lalu, sewaktu Gubernur Jawa Timur dijabat oleh M Noer pada tahun 1977. (fik)

Teks Foto :
– Soekarwo usai menerima penghargaan.
Foto : Humas Pemprov Jatim

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Korban Rumah Roboh di Ketintang

Trailler Tabrak Pembatas Jalan di Tol

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Surabaya
Senin, 6 April 2020
26o
Kurs