Minggu, 29 November 2020

Terduga Teroris Poso Diduga Kuat Jaringan Santoso

Laporan oleh Wakhid Muqodam
Bagikan

Terduga teroris yang tertembak saat kontak senjata dengan polisi di Desa Taunca, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah beberapa saat lalu, diduga kuat masuk dalam jaringan kelompok teroris Santoso.

“Betul, diduga kuat merupakan jaringan teroris Santoso,” kata AKBP Soemarno Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, seperti dilansir dari Antara, Kamis (6/2/2014).

Dia mengatakan, satu terduga teroris tewas tertembak dan satu tertembak pada kakinya. Satu diantara terduga teroris yang berhasil ditangkap berinisial F yang merupakan anggota kelompok bersenjata.

Selain itu, satu anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulawesi Barada Putu Satria meninggal dunia ditembak oleh kelompok sipil bersenjata tersebut, ketika sedang berpatroli dengan rekan-rekannya.

“Barang bukti yang ditemukan, di antaranya senjata api dan bom lontong. Saat ini, kami sedang menelusuri pergerakan kelompok tersebut untuk menangkap kelompok lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Brigjen Pol Ari Dono Sukmanto Kapolda Sulawesi Tengah juga menegaskan, hal ini mengindikasikan bahwa terduga teroris tersebut diduga kuat termasuk dalam kelompok Santoso yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Indikasinya kelompok Santoso karena tidak ada lagi, kecuali jaringan teroris di sini selain Santoso,” ujarnya.

Ari menilai kelompok tersebut sulit dilacak karena sering berpindah-pindah tempat, bahkan berpindah pulau. “Jadi kelompok mereka kadang keluar masuk, ada dari Bima (Nusa Tenggara Barat), Jawa dan Kalimantan,” kata dia.

Kapolda juga menduga kelompok terduga teroris telah melakukan pelatihan di Gunung Biru, Poso.

Dia menambahkan saat ini jenazah sedang dibawa turun bukit karena tempat kejadiannya cukup jauh dan membutuhkan waktu sekitar tiga jam menuju Poso. “Anggota kita juga sedang menyisir ke atas, ke lereng gunung,” katanya.

Irjen Pol Ronny F Sompie Kepala Divis Humas Mabes Polri saat dikonfirmasi mengatakan, akan mencocokkan dengan data yang dimiliki Polri, apakah terduga teroris itu betul-betul kelompok Santoso.

“Masih didalami dan akan dilakukan penelitian dan pencocokan identitas mereka, disesuaikan dengan data yang sudah ada di Polri,” kata Ronny F Sompie. (ant/wak)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Surabaya
Minggu, 29 November 2020
27o
Kurs