Jumat, 29 Mei 2020

Tim SAR Gabungan Temukan 8 Motor Korban Awan Panas Sinabung

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan

Tim SAR Gabungan pada Senin (3/2/2014) telah ditemukan 8 motor, 7 motor di antaranya masih ada nomor polisi dan 1 motor tidak ada nomor polisinya.

Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan, tim evakuasi masih melaksanakan pencarian korban awan panas di Desa Sukameriah hingga saat ini.

Selain menemukan 8 motor, juga menemukan 1 tas berisi laptop Acer, 1 tas Handy camp (tidak ada isinya) dan 2 buah helm. Belum ditemukan adanya korban. Kondisi abu vulkanik tebal yang menutupi lahan dan adanya susulan awan panas di Desa Sukameriah menyebabkan evakuasi sulit.

Kata Sutopo, pada pukul 12.30 WIB berdasarkan rekomendasi PVMBG proses pencarian hari ini dihentikan karena terjadi erupsi setinggi 2.500 m dan luncuran awan panas 2.500 m. Tim SAR gabungan masih menunggu kondisi aman.

Menurut Sutopo, langkah ini juga merupakan strategi evakuasi mendasarkan pada rekomendasi PVMBG di lapangan.

Sebanyak 170 personel tim SAR gabungan dikerahkan untuk evakuasi korban awan panas. Tim terdiri dari 35 orang Kodim 0205 TK, 30 orang Yon 125/SMB, 41 orang Brimob, 20 orang Basarnas, 10 satpol PP, dan 34 relawan.

Hingga saat ini jumlah korban awan panas G. Sinabung ada 15 orang meninggal (7 orang mahasiswa, 4 pelajar, 3 warga Sukameriah, dan 1 warga Kabanjahe) dan 3 orang luka-luka.

PVMBG merekomendasikan radius 5 km harus kosong dari aktivitas penduduk. Penjagaan terus diperketat agar masyarakat tidak dapat masuk ke zona berbahaya.

Terdapat 5 desa yang sangat berbahaya di radius 3 – 3,5 km yaitu Desa Sukameriah, Bekerah, Simacem, Sigarang-garang, dan Sukanalu adalah daerah yang paling berbahaya.(faz/ipg)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Widya Qhodarum M.S

Potret NetterSelengkapnya

Banjir di Tambak Sawah

Pohon Tumbang di Exit Tol Dupak

Kepadatan di Pasar Wadungasri

Truk Muat Jeruk Terguling

Surabaya
Jumat, 29 Mei 2020
27o
Kurs