Senin, 1 Maret 2021

Urai Kemacetan Simogunung, Dishub Surabaya Rencanakan Rekayasa

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Rambu baru untu lengkapi rekayasa lalu lintas. Foto: Dok. suarasurabaya.net

Kemacetan lalu lintas di kawasan Simogunung, Dukuh Kupang Barat dan Ngesong, mengharuskan Dishub Surabaya merencanakan rekayasa lalu lintas.

Untuk mengurai kepadatan dan kemacetan lalu lintas dikawasan Simogunung, Jl. Dukuh Kupang Barat dan Jl. Raya Ngesong yang terus meningkat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, berencana melakukan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

“Mulai dari Jl. Dukuh Kupang Barat, kawasan Simogunung dan dari arah Jl. Raya Ngesong, kepadatan berbuntut kemacetan selalu terjadi saat pagi, dan sore. Yang paling parah saat pagi dan sore memang. Dan untuk itu kami berencana melakukan rekayasa,” kata Irvan Wahyudrajad Kabid Lalu-lintas Dishub Kota Surabaya.

Kepadatan dan kemudian terjadi kemacetan, kata Irvan, terjadi saat pagi bertepatan dengan jam-jam keberangkatan masyarakat untuk bekerja. Dan pada sore hari menjelang jam-jam pulang kerja. Oleh karena itu, rencana rekayasa akan dilakukan pada pagi dan sore hari.

“Rekayasa lalu–lintas akan kami lakukan pagi hari pada jam 6 sampai jam 10. Kemudian pada sore hari mulai jam 3 sampai dengan jam 7 malam. Mudah-mudahan pada jam-jam sibuk itu nanti, arus lalu lintas dapat terurai dikawasan itu,” tambah Irvan.

Berdasarkan pantauan petugas Dishub Surabaya, kepadatan kerap terjadi dari kawasan Simogunung menuju Jl. Raya Ngesong dengan melintasi jembatan layang. Demikian juga dengan arus lalu lintas dari kawasan Jl. Raya Dukuh Kupang Barat menuju Simogunung selalu padat.

“Oleh karena itu, rekayasa nanti kami awali dengan larangan seluruh kendaraan dari Simogunung berbelok kekanan menuju Jl. Raya Ngesong melintasi jembatan layang. Semua kendaraan harus lurus terlebih dahulu, melalui Jl. Dukuh Kupang Barat, u-turn naik jembatan layang menju Jl. Raya Ngesong,” terang Irvan.

Sedangkan kendaraan dari Jl. Dukuh Kupang Barat tetap seperti sebelumnya boleh langsung lurus lalu belok kiri menuju jembatan layang. Atau lurus menuju kawasan Simogunung.

Ditanya kapan pelaksanaan rekayasa lalu lintas dikawasan itu bakal dilakukan, Irvan mengagendakan minggu ketiga bulan Oktober rekayasa akan dilakukan. “Kami memperkirakan pada Oktober minggu ketiga nanti, uji coba rekayasa lalu lintas Simogunung, kami laksanakan,” tegas Irvan Wahyudrajad pada suarasurabaya.net, Selasa (21/10/2014).(tok/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Berlubang dan Berkubang

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Surabaya
Senin, 1 Maret 2021
30o
Kurs