Kamis, 29 Oktober 2020

Hidup Bisa Berubah, Tidak Bergantung Masa Lalu

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Seminar motivasi di Untag Surabaya. Foto: Untag Surabaya for suarasurabaya.net

Hidup bisa berubah. Masa lalu bukan keselaluan. Moto inilah yang selalu ditekankan oleh Eloy Zalukhu dengan gagasan originalnya Theocentric Motivator.

Eloy menyampaikan bahwa setiap orang harus tahu mengapa sebuah produk diciptakan. “Kita harus tahu mengapa diri kita diciptakan, jika kita tidak memahami hal itu maka kita akan menyia-nyiakannya,” kata Eloy.

Eloy juga menyebutkan ada dua hal yang bisa menjadikan orang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dua hal itu, adalah kekuatan dalam keyakinan beragama dan kerja keras serta kerja cerdas.

Masa suram yang pernah dialami Eloy sebagai mantan pemakai obat-obatan terlarang ini justru berhasil mengantarkan pria yang kini telah dikaruniai dua orang anak tersebut menjadi seorang motivator handal. Puluhan ribu orang dari berbagai institusi telah ia berikan motivasi dan pelatihan.

Tiga pilar utama dalam karir dan kehidupan, yaitu pertama adalah personal mastery, yaitu kemampuan mengelola dan memimpin diri sendiri. Kedua adalah interpersonal mastery, yaitu kemampuan membangun hubungan dan bekerjasama dengan orang lain.

“Dan yang ketiga adalah spiritual mastery, yaitu pemahaman yang benar disertai kesungguhan dalam berelasi dengan Tuhan sebagai pencipta dan pemelihara alam semesta,” tukas laki-laki kelahiran Nias ini.

Pada seminar motivasi yang diselenggarakan di Ruang R. Soeparman Hadipranoto, Graha Wiyata lantai 9 Untag Surabaya tersebut, dihadiri sejumlah tamu undangan, civitas academica Untag Surabaya serta karyawan kampus.

Sementara itu, Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. drg. Hj. Ida Aju Brahmasari, Dipl, DHE, MPA, mengatakan bahwa setiap orang diwajibkan untuk belajar dari apapun yang ada di sekitarnya untuk dapat mencapai apa yang diinginkannya.

“Meskipun gelar saya sudah profesor, namun saya tetaplah seorang pembelajar. Saya belajar banyak sekali dari hal-hal yang sering saya jumpai, seperti dari anak-anak, cucu saya, dan masih banyak lagi. Dan dalam seminar motivasi seperti ini, semoga kita dapat mengambil hal-hal positif yang ada,” pungkas Ida Aju Brahmasari.(tok/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Kamis, 29 Oktober 2020
27o
Kurs