Rabu, 21 Oktober 2020

Meski Stok Darah Menipis Prosedur Tetap Tidak Berubah

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Prosedur pengumpulan darah tidak boleh diubah. Foto: Dok. suarasurabaya.net

Hingga saat ini stok persediaan whole blood dikantor PMI Surabaya memang masih belum normal. PMI Surabaya terus berupaya mengumpulkan darah dari pendonor dan masyarakat luas sebanyak-banyaknya. namun demikian standart operational procedure (SOP) tidak boleh berubah. Harus tetap dijalankan.

“Itu memang sudah ketentuan. Kami tetap harus memenuhi SOP yang ada. Mulai dari awal pemeriksaan kondisi kesehatan calon pendonor sampai nanti pada bagian pemeriksaan kesehatan darah, harus dilakukan. Prosedur itu tidak boleh berubah meskipun saat ini kondisi stok persediaan darah kami masih menipis. Itu SOP yang harus dipatuhi,” urai Agung Tri Jutanto Humas PMI Surabaya.

Lebih jauh Agung menjelaskan bahwa sejak awal, PMI Surabaya memang wajib melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus pemeriksaan kondisi darah pendonor, sebelum darah-darah itu disebarluaskan atau didistribusikan kepada warga masyarakat yang membutuhkannya.

Untuk itu, Agung menjelaskan bahwa meskipun stok persediaan darah menipis, pihaknya tetap tidak boleh abai dengan SOP atau prosedur yang sudah ditetapkan. “Karena kebutuhan darah itu berkaitan dengan kehidupan manusia. Kami tidak boleh merubah prosedur, bagaimanapun situasinya atau kondisinya,” tegas Agung Tri Jutanto pada suarasurabaya.net.

Tidak hanya itu, untuk prosedur permintaan darah di PMI Surabaya, tambah Agung juga dilakukan standart operasional yang juga tidak boleh dilanggar.

“Harus ada surat rujukan dari dokter, atau rumah sakit misalnya. Itu harus dijalankan, karena memang sesuai prosedur,” pungkas Agung Tri Jutanto, Rabu (4/2/2015).(tok/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Truk di Tol Ngawi-Solo

Kecelakaan Mobil di Raya Darmo

Mendung Sore Ini

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Surabaya
Rabu, 21 Oktober 2020
30o
Kurs