Rencana kenaikan harga tiket perjalanan KA, bakal diberlakukan mulai awal April 2015 mendatang. Satu di antara penyebab kenaikan harga tiket tersebut adalah masih digunakannya spare parts atau suku cadang impor untuk kereta api.
Soemarsono Manajer Humas PT KA Daops VIII Surabaya mengatakan, “Hingga saat ini kami memang masih menggunakan spare parts atau suku cadang impor untuk operasionalisasi lokomotif maupun untuk rangkaian kereta api. Bahkan sekurangnya 90% spare parts dari kereta api serta lokomotif masih produk dari luar negeri. Kami harus impor.”
Karena bertransaksi dengan pihak importir dari luar negeri, lanjut Soemarsono, maka dapat dipastikan pembayaran dilakukan dengan mata uang negara bersangkutan. Yang terjadi kemudian, jika nilai tukar mata uang negara bersangkutan naik, maka biaya pembelian suku cadang menjadi sangat mahal.
Oleh karena itu, pihak PT Kereta Api tidak dapat menghindari itu, dan satu di antara pilihan agar operasionalisasi kereta api tidak mengalami hambatan, kenaikan harga tiket harus dilakukan. “Kenaikan harga tiket tidak dapat dihindari,” terang Soemarsono pada suarasurabaya.net.
Namun demikian, Soemarsono menegaskan, kenaikan harga tiket perjalanan kereta api yang bakal dilaksanakan awal April 2015 mendatang itu bukan semata-mata karena penggunaan spare parts impor.
“Ada hal lain, yang menyebabkan kenaikan harga tiket itu. Misalnya nilai tukar rupiah terhadap US Dolar itu juga jadi penyebab,” pungkas Soemarsono.(tok/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

