Kamis, 4 Juni 2026

Umat Hindu Masuki Catur Brata Penyepian

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Khusuk dan khidmad dalam doa. Foto: Dok. suarasurabaya.net

Setelah serangkaian persembahyangan digelar, mulai dari Melasti hingga Tawur Agung Kesanga, Sabtu (21/3/2015) ini umat Hindu di Indonesia termasuk di Kota Surabaya memasuki tapa Catur Brata Penyepian.

Umat Hindu melakukan amati Geni, amati Karya, amati Lelungan dan amati Lelanguan, yang dimaknai tidak menyalakan api atau memasak, tidak melakukan pekerjaan, tidak melakukan perjalanan dan tidak melakukan foya-foya.

Seluruh umat Hindu berdiam diri di dalam rumah, melakukan meditasi, melaksanakan refleksi diri. “Juga ditandai dengan membaca kitab suci. Selama 24 jam umat Hindu melakukan meditasi, menghentikan seluruh aktivitas duniawi, bermeditasi,” terang Ketut Sedhana Pemangku Pura Agung Jagad Karana, Surabaya.

Jika pada hari biasa, Pura Agung Jagad Karana selalu didatangi umat Hindu untuk melaksanakan persembahyangan di siang hari, memasuki tapa Catur Brata Penyepian, sejak pagi hanya terlihat beberapa orang yang duduk di pendopo membaca kitab suci.(tok/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Kubah Masjid Ghamamah

Surabaya
Kamis, 4 Juni 2026
29o
Kurs