Selasa, 11 Agustus 2026

Afrika Selatan Batasi Pembagian Air Akibat Kemarau Parah

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan
Ilustrasi

Nomvula Mokonyane Menteri Pengairan dan Kebersihan Afrika Selatan pada Kamis (8/9/2016) mendesak warga negara itu agar menghormati pembatasan pembagian air yang saat ini dilakukan di seluruh Afrika Selatan sebaga cara memerangi dampak kemarau parah.

Pembatasan air telah diberlakukan di sejumlah provinsi, dan paling belakangan di Provinsi Gauteng.

Sebanyak sembilan dari 12 sistem pasokan air melakukan pembatasan air, dengan tujuan utama mengatur pasokan dan pembagian air dari sumbernya guna menjamin berlanjutnya ketersediaan air, kata menteri itu dalam satu taklimat di Parlemen seperti dilansir Antara.

Departemen Pengairan dan Kebersihan telah mencatat penurunan tajam simpanan air di negeri tersebut dan permukaan air di bendungan serta tempat penampungan meskipun belum lama ini hujan turun dan banjir terjadi di sebagian wilayah negeri itu.

Mokonyane mengatakan Departemen Pengairan dan Kebersihan sedang berusaha meningkatkan rancangan prasarana air guna menjamin bahwa rancangan tersebut disesuaikan dengan kondisi iklim yang tidak mendukung, demikian laporan Xinhua, di Jakarta, Jumat (9/9/2016) siang.

Perempuan Menteri itu mendesak warga agar “tidak pernah mengeksploitasi tapi mengelola sedikit air yang mereka miliki”, dan mengatakan jika itu dilakukan, negeri tersebut akan sangat siap mengelola dampak kemarau.

Masih pada Kamis, Des van Rooyen Menteri Urusan Koperasi, Pemerintahan dan Tradisi mengatakan permukaan air di bendungan di seluruh negeri itu berada pada tingkat paling rendah selama bertahun-tahun akibat kemarau. (ant/dwi)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Selasa, 11 Agustus 2026
29o
Kurs