Senin, 8 Juni 2026
Pemulangan Mantan Anggota Gafatar

Ratusan Mantan Anggota Gafatar Tak Mau Naik Pesawat

Laporan oleh Bruriy Susanto
Bagikan
Anggota Gafatar ketika dievakuasi setelah perkampungan mereka dibakar massa. Foto : Antara

Proses pemulangan mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dari Kalimantan ke Jawa Timur ternyata tak mudah. Bahkan meski pemerintah telah menyewa tiga pesawat Lion Air, namun sebagian besar pengikut Gafatar ternyata masih menolak untuk dipulangkan ke Jawa Timur.

“Mereka sebagian tidak mau naik pesawat, sehingga petugas yang di sana (Kalimantan) harus kembali merayu agar mereka tenang dan bersedia masuk ke dalam pesawat,” kata Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Gubernur Jawa Timur, di sela-sela menunggu kedatangan anggota Gafatar di Bandara Internasional Juanda, Sabtu (23/1/2016).

Akibat penolakan ini, jadwal keberangkatan Lion Air yang semula dijadwalkan berangkat pada Jumat (22/1/2016) pukul 23.15 WIB, akhirnya ditunda pada Sabtu (23/1/2016) pukul 01.15 WIB.

Dengan penundaan ini, jadwal kedatangan mereka di Bandara Juanda dipastikan juga akan molor dan kemungkinan baru tiba di Juanda pada pukul 03.00 WIB.

Rencananya, para mantan anggota Gafatar ini akan diberangkatkan ke Surabaya dengan menumpang tiga pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan masing-masing adalah JT 2873, kemudian JT 3837, serta JT 3715.

Dengan molornya penerbangan pertama, maka untuk gelombang kedua dan ketiga kemungkinan juga akan molor. Sesuai jadwal, untuk pesawat yang kedua akan berangkat dari Kalimantan pada pukul 02.30 WIB dan tiba di Juanda pada pukul 04.15 WIB, sementara untuk pesawat terakhir akan berangkat pukul 05.15 WIB dan tiba di Juanda pada pukul 07.00 WIB.

Masing-masing pesawat rencananya akan berisi sekitar 180 mantan anggota Gafatar. Setiba di Juanda, mereka juga akan langsung dibawa ke Gedung Transito, milik Disnaker yang ada di Margorejo, Surabaya. (fik)

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Surabaya
Senin, 8 Juni 2026
28o
Kurs