Pengendara sepeda motor meninggal dunia terserempet kereta api Logawa Surabaya-Jember di perlintasan kereta api di Jalan Setapa, Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Sabtu, (8/10/2016).
Ipda Jayadi Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan mengatakan, seorang korban meninggal dunia bernama Ibu Muslika, 50 tahun, warga Dusun Turi, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Pasuruan. Korban dibonceng Abdul Wahab, 23 tahun, putranya.
“Jenazah korban sudah dibawa ke RSU Dr R.Soedarsono Pasuruan. Sementara, Abdul Wahab selamat, hanya luka ringan lecet-lecet,” kata Ipda Jayadi kepada Radio Suara Surabaya.
Dia menjelaskan, kecelakaan berawal saat sepeda motor bernomor polisi N 5906 TW yang dikendarai Abdul Wahab, 23 tahun, melintas dari Jalan Insinyur Juanda masuk ke Jalan Setapa menuju jalan kampung Desa Kepel.
“Di situ memang gak ada palang pintu dan gak ada yang jaga, hanya ada papan hati-hati. Ini merupakan jalan terobosan. Tadi itu suasananya sepi. Belum sempat menyeberang, motornya terserempet kereta api dengan nomor loko CC 2017719. Ibunya terpental sampe jatuh ke sawah,” ujarnya.
Ipda Jayadi menambahkan, pihak kepolisian akan mengusulkan membuat polisi tidur di palang perlintasan kereta api tersebut.(iss/fik)

NOW ON AIR SSFM 100

