Kamis, 10 September 2026

Persatuan Perawat Keluhkan Adanya Kebijakan Diskrimatif ke DPR

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Aksi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di depan gedung DPR RI Senayan Jakarta, Kamis (16/3/2017). Foto: Faiz suarasurabaya.net

Sekitar 30 orang perwakilan dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menemui Fadli Zon Wakil Ketua DPR RI, di sela-sela aksi mereka di depan gedung DPR RI Senayan Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Hanif Fadillah Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengatakan kalau para perawat honorer meminta agar DPR mendorong pemerintah untuk segera mengangkat perawat-perawat honorer sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengingat sebagian besar perawat-perawat ini sudah mejadi honorer selama belasan bahkan ada yang sampai puluhan tahun.

Hanif mempertanyakan adanya kebijakan pengangkatan tenaga kesehatan lain seperti dokter, dokter gigi, bidan dan lainnya menjadi CPNS.

“Kami ingin adanya perhatian dan keadilan, karena kami ini juga abdi negara,” ujar Hanif saat menemui Fadli Zon di gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Kebijakan tersebut, menurut Hanif akan berpengaruh pada piskologis para perawat honorer karena merasa didiskriminasi.

Sementara itu Fadli Zon mendukung keinginan para perawat honorer untuk mendapatkan hak-haknya dan bisa segera diangkat sebagai CPNS.

“DPR sudah mengusulkan kalau revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) jadi inisiatif DPR. Perawat Honorer harus segera mendapatkan keadilan, sehingga permasalahan selama ini cepat selesai,” kata Fadli.(faz/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Kamis, 10 September 2026
33o
Kurs