Selasa, 21 Juli 2026

Alami Kekeringan, Status Tanggap Darurat Bencana di Mojokerto Diperpanjang

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi kekeringan. Foto: Antara

Musim kemarau diprediksi masih akan terus terjadi hingga pertengahan November sehingga berpotensi kahurtla dan bencana kekeringan di Mojokerto dipastikan juga akan bertambah.

Seperti yang dilaporkan Rabel dari Radio Maja Mojokerto dalam Jaring Radio Suara Surabaya, Senin (8/10/2018), berdasarkan data dari BPBD Mojokerto, saat ini tercatat ada 8 desa yang terdampak kekeringan.

M. Zaini Kepala BPBD Mojokerto menyatakan untuk saat ini dibutuhkan pasokan air 4 sampai 5 ribu liter per hari untuk pasokan di kedelapan desa tersebut.

“Di 8 Desa kekeringan. Sementara itu potensi kebakaran hutan dan lahan juga semakin meningkat, jadi ada 37 peristiwa tercatat dari Bulan Agustus sampai Oktober ini,” tambahnya.

Atas kondisi tersebut, sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati mengenai tanggap darurat bencana di Mojokerto akan diperpanjang hingga akhir bulan ini. (dim/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 21 Juli 2026
29o
Kurs