Jumat, 5 Juni 2026

Pencarian Korban JT 610 Terkendala Lumpur di Dasar Laut

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Proses pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 yang dilakukan oleh Basarnas. Foto: Antara

Irjen Pol Agung Budi Maryoto Kapolda Jawa Barat mengatakan tim penyelam terkendala lumpur dari dasar laut saat mencari korban dan reruntuhan pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh di perairan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Pencarian dilakukan dengan penyelaman selain di permukaan air laut,” katanya seperti ditulis Antara.

Dia mengatakan, lumpur yang naik dari dasar laut mempengaruhi jarak pandang penyelam.

Pencarian dengan cara menyelam dihentikan sekitar pukul 17.00 WIB sesuai dengan SOP. Sementara pencarian di permukaan laut hingga Senin malam (29/10/2018) masih terus dilanjutkan.

Menurut dia, tim SAR melibatkan 13 kapal patroli masing-masing dari Polda Jabar sebanyak tujuh unit, Mabes Polri enam unit dan helikopter tiga unit.

Ia mengatakan, hingga kini tim evakuasi belum menemukan bagian tubuh korban yang utuh dalam insiden tersebut.

“Seluruh kantong berisi potongan tubuh, seperti kaki, tangan dan organ lainnya,” katanya, Senin.

Seluruh kantong jenazah itu langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.

“Kantong jenazah ini kita kirim ke RS Polri via Pelabuhan Tanjung Priok,” katanya.

Selain menemukan potongan tubuh, tim evakuasi juga menemukan serpihan pesawat serta barang-barang bawaan penumpang. (ant/dim/rst)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Abraj Al Bait, Makkah Royal Clock Tower

Kubah Masjid Ghamamah

Surabaya
Jumat, 5 Juni 2026
32o
Kurs