Kamis, 13 Agustus 2026

Sinergi Tri Pusat Pendidikan Bantu Wujudkan Surabaya Kota Layak Anak

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Kampanye Peduli Anak di Siola, sejak pukul 06.00 WIB, Senin (5/2/2018). Foto: Anggi suarasurabaya.net

Selain di Taman Mayangkara, kampanye peduli anak juga berlangsung di Siola, sejak pukul 06.00 WIB, Senin (5/2/2018).

Pantauan suarasurabaya.net, para guru, siswa SD, SMP, organisasi forum anak, perwakilan instansi pemerintahan dan petugas keamanan tampak semangat membentangkan kertas bertuliskan Stop Kekerasan Pada Anak.

Budi Hartono Kepala Sekolah SMPN 3 Surabaya mengatakan sangat mendukung kegiatan kampanye peduli anak, terkait peristiwa yang baru-baru ini terjadi di Surabaya.

Budi memilih berkampanye di sekitar Traffic Light, agar masyarakat saat berhenti, bisa melihat dan mendengarkan pesan dari peserta terkait peduli anak.

“Kami menyuarakan kepada masyarakat yang berhenti ataupun melintasi traffic light disini. bahwa stop kekerasan pada anak, seperti jangan memperkerjakan anak, melindungi anak dari kekerasan rumah tangga, dan cegah narkoba,” kata dia.

Budi berharap, masyarakat Kota Surabaya lebih sadar, terutama para orang tua dalam menjaga, memperhatikan anak, dan tidak melibatkan dalam kekerasan rumah tangga.

“Karena orang tua termasuk tri pusat pendidikan, yaitu di sekolah, di masyarakat dan di keluarga. Apabila ketiga hal itu saling bersinergi, bisa mewujudkan Kota Surabaya yang layak anak di tahun 2045,” pungkasnya. (ang/iss/ipg)

Soerabaja10k

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 13 Agustus 2026
30o
Kurs