Senin, 28 September 2026

Karhutla Bromo Berimbas ke Ekonomi Warga karena Wisata Ditutup Total

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Bromo pada Sabtu (8/8/2026) kemarin. Foto: Dok. TNBTS

Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda ratusan ribu hektare di kawasan Bromo berimbas terhadap perekonomian warga lokal, karena kawasan wisata alam setempat masih ditutup.

Evy Afianasari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur (Jatim) membenarkan bahwa karhutla itu berdampak signifikan bagi industri pariwisata lokal, mulai dari pelaku UMKM hingga penyedia jasa pemandu wisata.

Sampai saat ini, Disbudpar masih berupaya mengkalkulasi besaran nilai kerugian yang dialami para warga lokal. Menurutnya nilai kerugian itu harus mendapat konfirmasi dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

“Memang pastinya ada kerugian dari industri pariwisata. Untuk perhitungannya berapa, kami masih dalam tahap perhitungan karena pihak TNBTS pun masih belum mau berklarifikasi atau konfirmasi terkait hal itu. Mereka masih fokus dulu terhadap pemadaman api,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).

Sebelumnya, seluruh akses ke wisata alam Bromo sempat dibuka secara terbatas bagi wisatawan. Namun pada Sabtu (8/8/2026), Balai Besar TNBTS resmi menutupnya pada pukul 22.00 WIB sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 28 September 2026
23o
Kurs