Kamis, 7 Juli 2022

Tim Sinar Coba Desain Baru, Setelah Rebut Juara Balsa Bridge Competition

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Tim Sinar Fakultas Teknik Universitas Narotama Surabaya juarai Balsa Bridge Competition. Foto: Humas Unnar Surabaya

Tim Sinar Fakultas Teknik Universitas Narotama (Unnar) raih juara 2 Civil Bridge Competition, Kompetisi Jembatan dari kayu Balsa yang digelar di Universitas Islam Malang. Terus coba desain baru.

Iswatun Chasanah, Hendra Kurniawan, dan Muftafik Ariansya membuat jembatan dari kayu balsa dengan tipe rangka warren truss.

“Karena kami sudah beberapa kali mengikuti kompetisi Balsa Bridge, jadi kami menekankan strategi pada pembuatan desain jembatan yang lebih kuat dari sebelumnya,” terang Iswatun.

Belum lagi, pesaing mereka dari universitas lain juga semakin banyak dan semakin berpengalaman dalam pembuatan jembatan dari kayu Balsa.

“Maka dari itu kami terus mencoba dan mencari desain dan tipe rangka yang paling kuat dan efisien untuk setiap kompetisinya,” kata Iswa sapaan Iswatun Chasanah.

Ditambahkan Muftafik Ariansya, bahwa ada satu tipe desain jembatan yang sangat ingin mereka coba yaitu tipe desain busur.

“Kami ingin sekali mencoba membuat jembatan tipe busur dengan pemasangan kayunya melengkung. Tipe desain busur ini sulit sekali dibuat dan pemasangannya harus benar-benar kuat karena akan sangat mempengaruhi efisiensi jembatan,” papar Muftafik.

Setiap usai kompetisi, Tim Sinar juga tak henti merancang desain baru untuk dipersiapkan bagi kompetisi selanjutnya.

“Agak disayangkan karena kompetisi kali ini desain kami agak menurun efisiensinya jadi kami harus mencari kekurangannya dan ditingkatkan di poin itu. Semoga di kompetisi berikutnya di tahun ini kami bisa meraih yang lebih baik,” ujar Muftafik.

Selain terus mencoba membuat desain baru, Tim Sinar Unnar juga ingin mencoba membuat jembatan dengan bahan kayu yang lain.

“Tim Sinar memang lebih fokus ke kayu Balsa karena passionnya sudah ke situ. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk mencoba dengan bahan kayu lain juga. Pelan-pelan kami mulai mencoba menggunakan kayu lain,” ujar Hendra Kurniawan.

Tim Sinar juga ingin meningkatkan skill kompetisi mereka di bidang lain, misalnya kompetisi Beton dan bangunan tahan gempa.

“Adik-adik mahasiswa baru punya ketertarikan ke bidang lain dan kami juga mendorong mereka untuk berlatih terus untuk bisa mengikuti kompetisi-kompetisi seperti yang mereka inginkan,” pungkas Hendra Kurniawan, Kamis (21/11/2019).(tok/tin)

Berita Terkait

Surabaya
Kamis, 7 Juli 2022
30o
Kurs