Minggu, 28 Februari 2021

79 Kilogram Sabu-Sabu Asal Malaysia Dimusnahkan Polrestabes Surabaya

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Kombes Pol Johnny Eddison Isir Kapolrestabes Surabaya memasukkan sabu-sabu ke dalam mesin incinerator di Mapolrestabes Surabaya Senin (26/10/2020). Foto: Istimewa

Polrestabes Surabaya memusnahkan barang bukti dari tangkapan kejahatan narkoba dalam kurun waktu Juni hingga pertengahan Oktober 2020. Paling banyak yang dimusnahkan narkoba jenis sabu-sabu seberat total 79,225 kilogram hasil pengungkapan kasus jaringan Malaysia.

Kombes Pol Johnny Eddison Isir Kapolrestabes Surabaya mengungkapkan sepanjang bulan Juni hingga pertengahan Oktober 2020 itu, yang ditangkap ada 194 pelaku penyalahgunaan narkoba.

“Dari 194 tersangka penyalahgunaan narkoba itu, sebagian besar berkas perkaranya telah dilimpahkan ke Kejaksaan, serta menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya,” ujar Kombes Pol Isir dalam konferensi pers, Senin (26/10/2020).

Adapun total barang bukti hasil pengungkapan yang dimusnahkan sebanyak 79,225 kilogram sabu-sabu, polisi juga menyita 37,71 gram ganja, 16.936.000 butir pil ekstasi, 17.758 butir pil Happy Five dan 164.947 butir pil koplo atau obat keras.

Kombes Pol Johnny Eddison Isir Kapolrestabes Surabaya saat konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya Senin (26/10/2020), menunjukkan barang bukti sabu-sabu hasil penangkapan polisi. Foto: Istimewa

Seluruh barang bukti tersebut dimusnahkan menggunakan mesin pembakar incinerator, dengan turut disaksikan oleh tokoh masyarakat, aktivis dari berbagai organisasi massa (ormas), serta pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya.

“Kami tentu tidak bisa bekerja sendiri memberantas peredaran narkoba. Untuk itu kami mengajak peran serta masyarakat membantu kepolisian memerangi narkoba,” ujar Kombes Pol Isir.

Sementara Kompol Heru Dwi Purnomo Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya bilang, khususnya barang bukti narkoba sabu-sabu yang hari dimusnahkan, seluruhnya berasal dari Malaysia Barat dan Timur.

“Narkoba sabu-sabu ini masuk ke Indonesia dibawa oleh kurir melalui kapal laut dari wilayah Sumatra. Selanjutnya sampai ke Surabaya melalui jalur darat menggunakan bus atau kereta api,” katanya. (bid/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Wonosari Surabaya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Surabaya
Minggu, 28 Februari 2021
26o
Kurs