Rabu, 26 Februari 2020

Banjir di Surabaya, Risma Enggan Berkomentar

Laporan oleh Anggi Widya Permani
Bagikan
Guyuran hujan deras juga menyebabkan genangan di Jalan Jajar Tunggal Surabaya arah kompleks Marinir TNI AL, Rabu (15/1/2020) sore. Foto: Abidin suarasurabaya.net

Hujan deras yang terjadi pada Rabu (15/1/2020) sore, membuat beberapa titik di Kota Surabaya banjir. Seperti yang terjadi di Darmo Park 2 Jalan Mayjend Sungkono, genangan yang cukup tinggi merendam puluhan kendaraan bermotor.

Ditemui usai launching E-Tilang di Gedung Mahameru Polda Jatim, Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya enggan berkomentar terkait banjir tersebut. Risma tampak bergegas masuk ke kendaraannya menuju ke Bandara Juanda, karena ada agenda di Jakarta.

“Aku buru-buru,” kata Risma kepada awak media, Kamis (16/1/2020).

Sementara itu, Muhammad Fikser Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya mengakui banjir di kawasan Mayjend Sungkono itu sering terjadi tiap hujan dengan intensitas tinggi. Karena topografi wilayah tersebut membentuk cekungan.

Dalam hal ini, pihak Pemkot Surabaya terus mencari solusi terkait itu. Meski demikian, banjir yang terjadi kemarin sore berangsur surut sekitar kurang dari 3 jam.

“Cuma, yang di situ (kawasan Ruko Darmo Park II, red), kita belum bisa pasang box culvert besar. Karena memang kita masih komunikasi dengan pengembang pemilik areal di sana dan belum selesai,” ujar Fikser, di Mapolda Jatim.

Sebelumnya, Samsul Hariadi Kabid Pematusan Dinas PU Bina Marga Surabaya mengatakan, banjir memang terpantau menggenangi beberapa titik Kota Surabaya pasca diguyur hujan deras.

“Semua pompa di Surabaya sudah dimaksimalkan. Ada sekitar 200-an pompa air dikerahkan agar banjir cepat surut,” kata Samsul pada suarasurabaya.net.

Kata Samsul, banjir terparah terpantau terjadi di Jalan Mayjend Sungkono Surabaya tepatnya di Darmo Park 2. “Ini karena ada pengerjaan pedestrian dan saluran air di deoan TVRI belum selesai. Yang atas sudah selesai tapi depan Darmo Park belum. Di situ akhirnya ada sampah dan material yang ikut masuk ke saluran air,” katanya.

Saat ini, kata Samsul, sedang dievaluasi pembangunan pedestrian di TVRI yang belum selesai.

Selain itu, lanjut Samsul, banjir juga terpantau terjadi di Jalan Indragiri, Ciliwung, Musi, Brawijaya dan Hayam Wuruk. “Ketinggian bervariasi antara 15-25 cm,” ujarnya. (ang/dwi/ipg)

Berita Terkait