Kamis, 2 Februari 2023

Jokowi Presiden Instruksikan Evakuasi WNI Dari Provinsi Hubei

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Joko Widodo Presiden menginstruksikan jajarannya segera mengevakuasi WNI yang ada di Provinsi Hubei, RRT, Kamis (30/1/2020), usai berdiskusi dengan sejumlah menteri di Ruang Tunggu VIP Pangkalan Udara Militer Halim Perdanakusuma, Jakarta. Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden menginstruksikan jajarannya segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Keputusan itu diambil Presiden, sore hari ini, Kamis (30/1/2020), usai bertemu dengan sejumlah menteri, di Ruang Tunggu VIP Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta. 

Sejumlah menteri yang berdiskusi dengan Presiden sebelum terbang ke Yogyakarta dalam rangka kunjungan kerja, antara lain Retno Marsudi Menteri Luar Negeri, Pratikno Menteri Sekretaris Negara, Yasonna Laoly Menteri Hukum dan HAM, Terawan Agus Putranto Menteri Kesehatan, Wishnutama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Doni Monardo Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Tadi Bapak Presiden sudah memerintahkan agar evakuasi WNI dari Provinsi Hubei dilakukan segera,” ucap Retno Marsudi Menlu.

Seperti diketahui, beberapa pekan terakhir ada kejadian khusus penyebaran Virus Corona yang disinyalir berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, RRT.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, ada 243 WNI di Provinsi Hubei. Dari jumlah itu, 100 orang di antaranya terdiri dari 84 mahasiswa dan 16 tamu mahasiswa tempat lain, berada di Kota Wuhan.

Pihak otoritas China mengumumkan, sampai hari ini, Kamis (30/1/2020), sebanyak 170 orang meninggal dunia, dan 7.864 orang lainnya terinfeksi Virus Corona.

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) menyatakan, Virus Corona bisa menular dengan masa inkubasi yang berlangsung sampai 14 hari.

Sebanyak 18 negara mengonfirmasi penemuan kasus Virus Corona di wilayahnya. Selain China, kasus Virus Corona terdeteksi di Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Singapura, dan Australia.

Kemudian, Amerika Serikat, Kamboja, Nepal, Kanada, Sri Lanka, Perancis, Vietnam, Jerman, Uni Emirat Arab, dan Finlandia. (rid/ang/rst)

Berita Terkait