Kamis, 29 Oktober 2020

Billy Mambrasar: Bermanfaat Untuk Orang Lain, Penting

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Billy Mambrasar Staf Khusus PresidenRI Joko Widodo saat hadir di kampus Universitas Katolik Wijaya Kusuma Surabaya. Foto: Totok suarasurabaya.net

Memberikan manfaat bagi orang lain, adalah satu diantara keinginan Billy Mambrasar Staf Khusus Presiden Joko Widodo, yang Jumat (31/1/2020) hadir di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS).

Bagi pemilik nama lengkap Gracia Billy Yosaphat Y Mambrasar atau akrab disapa Billy Mambrasar Staf Khusus Presiden Joko Widodo, menjadi bermanfaat bagi orang lain merupakan satu diantara tujuan hidup yang diinginkan pemuda asal Serui, Kepulauan Yapen, Papua ini.

“Saat berada di Inggris, ternyata sesuatu mengajarkan saya, bahwa bekerja melayani Tuhan, melayani masyarakat maka dengan otomatis hal itu memberikan manfaat besar bagi orang lain. Itu yang kemudian semakin menguatkan keinginan saya untuk bermanfaat bagi manusia lainnya,” terang Billy.

Sebagai insinyur pada sebuah perusahaan minyak, dan bergaji lumayan, Billy justru semakin yakin bahwa memberikan manfaat bagi orang lain sangat penting. Dan kemudian lahirlah Yayasan Kitong Bisa yang satu diantara kegiatannya adalah fokus membantu anak-anak bisa mengenyam pendidikan dasar.

“Setahun bekerja, rasanya hidup kosong dan membosankan. Saya ingin memberikan manfaat bagi orang lain. Apa saja. Kemudian lahirlah Yayasan Kitong Bisa. Dan saat kawan-kawan saya memilih bepergian ke luar negeri setelah mendapatkan gaji besar, atau berjalan-jalan keliling wisata Indonesia, saya pilih pulang ke Papua. Disana saya bangun kelas kecil, lalu ngajar anak-anak disana. Rasanya sangat menyenangkan bisa memberikan sesuatu untuk anak-anak di sana,” lanjut Billy.

Di Papua, lanjut Billy, kelas kecil untuk anak-anak belajar dan bermain yang awalnya hanya diisi sekitar 5 anak, kemudian berkembang menjadi puluhan anak. “Dan semakin bertambah menjadi ratusan. Bahkan sekarang kelas-kelas itu menjadi lebih banyak dan berkembang bahkan sampai ke pulau Jawa,” papar Billy.

Billy mengaku selama ini memang lebih memilih bekerja dalam diam. Lebih banyak bekerja dan langsung memberikan manfaat bagi orang lain daripada berdiskusi atau malah memperdebatkan persoalan-persoalan politik.

Billy menegaskan, sebelum membuat gerakan sosial, seperti yang dilakukannya dengan Yayasan Kitong Bisa, kepada mahasiswa UKWMS sebaiknya para mahasiswa merasakan terlebih dahulu bagaimana susahnya mencari uang sendiri.

Billy juga berpesan agar para mahasiswa ikut aktif dalam kegiatan kemahasiswaan, belajar kepemimpinan, visioner atau melihat jauh kedepan, menjadi pemecah masalah, mencari solusi dan menjadi agen perubahan dari pada marah dan mengeluh di sosial media.

“Bekerja melayani Tuhan, melayani masyarakat, memberikan manfaat bagi sesama itu penting dilakukan. Jangan takut. Terserah mau membuat apa. Bisnis?? Wirausahawan sosial?? Semua tergantung bagaimana visi hidup kita. Kerjakan dan langsung berikan manfaatnya pada masyarakat,” pungkas pemuda yang pernah jadi utusan Indonesia untuk berbicara isu pendidikan di Kantor Pusat Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat ini.

Billy Mambrasar yang mengaku pernah berjualan kue saat sekolah tersebut, Jumat (31/1/2020) hadir di Auditorium Benedictus Kampus UKWMS Dinoyo, pada aktivitas Fakultas Bisnis UKWMS untuk berbagi tips sukses sekaligus berkisah pengalamannya hingga ditunjuk menjadi staf khusus Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.(tok/ipg/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Kamis, 29 Oktober 2020
27o
Kurs