Minggu, 9 Agustus 2020

BMKG: Sejumlah Wilayah Jatim Potensi Hujan Deras Tiga Hari Mendatang

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Ilustrasi. Hujan di Pasar Kembang Surabaya Foto : Kiriman Bayu C Prasetyo via @e100ss

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda di Sidoarjo Jawa Timur, memprediksikan jika sejumlah wilayah di Jawa Timur bakal terjadi hujan deras disertai dengan petir dan angin kencang dalam tiga hari mendatang.

Teguh Tri Susanto Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda di Sidoarjo, Selasa (17/3/2020) mengatakan sejak awal pekan ini beberapa wilayah di Jawa Timur masih terjadi hujan deras.

“Terutama pada saat sore dan juga malam hari hujan masih terjadi,” katanya seperti dilaporkan Antara.

Ia menjelaskan, sejumlah wilayah di Jawa Timur itu di antaranya adalah Kota Surabaya, Sidoarjo, Bojonegoro, Kabupaten Kediri, Kota Kediri.

“Pada hari ini hujan juga diprediksikan terjadi di Ngawi, Magetan, Kabupaten Kediri, Kabupaten Malang, Batu, Pasuruan, Probolinggo,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya masih terus berkoordinasi lintas sektoral terkait dengan potensi bencana alam yang mungkin terjadi saat musim hujan ini.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak pemangku kepentingan seperti BPBD guna memberikan informasi terbaru tentang kondisi cuaca di wilayah Jatim,” katanya.

Menurutnya, tidak hanya BPBD tetapi juga dilakukan koordinasi di wilayah penerbangan di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo Jawa Timur.

“Penerbangan memang sangat membutuhkan prediksi cuaca terbaru demi keselamatan penerbangan,” katanya.

Ia juga meminta kepada masyarakat supaya terus mewaspadai perubahan cuaca ini terutama saat terjadi angin kencang.

“Koordinasi tetap perlu dilakukan supaya bencana alam bisa diminimalisir dampak dan akibatnya,” katanya.(ant/iss)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

M. Aprileo Habie

Potret NetterSelengkapnya

Kangen Tanggapan

Unjuk Rasa Aliansi Pekerja Seni Surabaya

Truk Patah As di Gedangan

Truk Muat Pasir Terguling di Balongbendo

Surabaya
Minggu, 9 Agustus 2020
26o
Kurs