Sabtu, 28 November 2020

Buruh Tolak Omnibus Law Kuasai Jalan A Yani Arah Kota

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Aparat kepolisian mengadang ribuan buruh dalam aksi Tolak Omnibus Law pada Kamis (8/10/2020) yang akan menuju jalan utama A. Yani arah kota untuk ke frontage, tapi massa menolak. Foto: Abidin suarasurabaya.net

Ribuan buruh yang tadinya berorasi di Bundaran Waru, sekitar pukul 14.33 WIB bergerak menuju kota. Mereka longmarch menguasai jalan utama Ahmad Yani arah ke kota.

Massa ribuan buruh ini tadinya diarahkan oleh aparat kepolisian untuk masuk ke frontage sisi barat bergabung dengan kelompok lain. Tapi, mereka ngotot memilih lewat jalan utama karena frontage sudah dipenuhi massa. Upaya pengadangan polisi pun jebol, ribuan massa akhirnya bisa masuk jalan utama.

Sekarang ini jalan Ahmad Yani macet total. Pengendara yang akan mengarah ke kota kesulitan mendapat akses terutama pengendara roda empat.

Ribuan buruh longmarch menguasai jalan utama Ahmad Yani arah ke kota dalam aksi Tolak Omnibus Law pada Kamis (8/10/2020). Foto: Abidin suarasurabaya.net

Massa buruh dan gabungan mahasiswa ini bertujuan ke Gedung Negara Grahadi untuk menggaungkan ‘Mosi Tidak Percaya’ kepada Pemerintah dan DPR yang dinilai mengkhianati rakyat karena mengesahkan UU Cipta Kerja.

“Ini bentuk kekecewaan kami. Kami luapkan dengan aksi desakan agar DPR dan Pemerintah membatalkan Omnibus Law ini,” ujar Nurudin Hidayat Juru Bicara KSPI Jatim.

Sebelumnya, tadi siang mereka juga sudah longmarch mulai dari Kendangsari. Mereka juga sempat memblokade simpang empat Jalan Raya Kendangsari Industri. Mereka juga menutup penuh jalan protokol Ahmad Yani menuju Waru. Mereka berjalan kaki dengan menuntun motor masing-masing.

Di tengah perjalanan, para kelompok mahasiswa yang berada di sepanjang jalan juga ikut melebur bersama masa buruh. (bid/tin)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Surabaya
Sabtu, 28 November 2020
27o
Kurs