Jumat, 20 Mei 2022

Cegah Drop Out di Tengah Pandemi Covid-19, 132 Mahasiswa Terima Beasiswa

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Grace Layrensius mahasiswi Ilmu Komunikasi tahun 2018 satu diantara 132 mahasiswa penerima beasiswa Petra Peduli Covid-19 bersama Rektor UK Petra Surabaya. Foto: Humas UK Petra Surabaya

Sekurangnya 132 mahasiswa penerima beasiswa Petra Peduli Covid-19, adalah bagian dari 215 mahasiswa penerima beasiswa Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya, yang diberikan simbolis lewat Zoom. Agar mahasiswa tidak drop out saat pandemi Covid-19 ini.

R. Arja Sadjiarto, S.E., M.Ak., Ak., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya, menyatakan bahwa pemberian beasiswa kepada mahasiswa di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini merupakan bagian dari kepedulian UK Petra bagi mahasiswa.

“Program ini diberikan pada semester genap 2019/2020. Tapi nantinya akan disediakan juga untuk semester gasal dan genap 2020/2021, totalnya tiga semester. Hal ini menjadi salah satu wujud kepedulian UK Petra agar mahasiswanya tidak sampai berhenti studi karena kesulitan biaya,” terang R. Arja Sadjiarto, S.E., M.Ak., Ak., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya.

Program ini diprioritaskan bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan secara ekonomi dalam melanjutkan kuliahnya di UK Petra khususnya di masa pandemik Covid-19 dan ini menjadi cara yang paling antisipatif menurut Arja.

Acara serah terima beasiswa secara simbolis diterima oleh dua orang perwakilan dari para mahasiswa diantaranya yaitu Albert Arden penerima beasiswa peduli dan Grace Layrensius penerima beasiswa Petra Peduli Covid-19. Mereka semua harus mengajukan diri untuk mendapatkan beasiswa dan memenuhi syarat yang ditentukan kampus.

Tentu saja tidak semua lolos seleksi penerimaan bebasiswa tersebut, setelah melalui proses wawancara terlebih dahulu secara online. Ini dikarenakan UK Petra memberikan beasiswa hanya pada yang benar-benar membutuhkan saja.

Albert Arden dari program studi Teknik Sipil tahun 2016 mengatakan bahwa beasiswa yang diterimanya kali ini sangat membantu dan menjadi pemicu cita-citanya makin cepat menyelesaikan kuliahnya. “Beasiswa ini sangat meringankan beban, sekaligus membantu menggapai cita-cita,” kata Albert Arden.

Sedangkan Grace Layrensius dari program studi Ilmu Komunikasi tahun 2018, menyatakan bahwa ditengah pandemi Covid-19 ini, bantuan beasiswa dari UK Petra sangat membantu lancarnya perkuliahan dan ekonomi keluarga.

“Saya merasa senang dan bersyukur. Mengingat saat wawancara, saya diberitahu bahwa sangat banyak yang mendaftar beasiswa ini. Prosesnya lumayan cepat. Saya hanya perlu waktu yang tidak sampai sebulan, dari waktu mendaftar hingga diberitahukan bahwa saya menerima beasiswa ini. Beasiswa ini membantu kondisi ekonomi keluarga yang semakin menurun dan tidak menentu akibat pandemi Covid-19,” ujar Grace Layrensius.

Penerima Beasiswa Peduli tahun 2020 dari Universitas Kristen Petra Surabaya kali ini sebanyak 83 mahasiswa. Sedangkan penerima beasiswa Petra Pedulli Covid-19 sebanyak 132 mahasiswa.

Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M. Eng., Rektor Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya menyampaikan bahwa dengan cara ini diharapkan tidak ada satupun mahasiswa Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya yang drop out di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Kita semua patut bersyukur atas pemeliharaan Tuhan. Kami akan terus berupaya melalui berbagai cara agar tidak ada satupun mahasiswa UK Petra yang droup uut. Universitas Kristen Petra menyiapkan dana dan terus galang dana. Maka dari itu kami mengajak berbagai pihak untuk ambil bagian, menyiapkan masa depan para calon pemimpin ini,” kata Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M. Eng.(tok/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya
Surabaya
Jumat, 20 Mei 2022
26o
Kurs