Jumat, 27 November 2020

Dalam Sepuluh Hari, 1.404 Pelanggar Prokes di Surabaya Di-Swab

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Ilustrasi Swab Test PCR. Foto: Dok suarasurabaya.net

Dalam sepuluh hari terakhir, sebanyak 1.404 pelanggar protokol kesehatan yang dilakukan tes swab. Mereka ini para pelanggar yang terjaring operasi yustisi Tim Swab Hunter Kota Surabaya sejak 1 sampai 10 Oktober 2020.

Febriadhitya Prajatara Kabag Humas Pemkot Surabaya mengatakan, dari 1.404 pelanggar yang dites swab itu, 805 warga KTP Surabaya, 488 warga KTP luar Surabaya, dan 143 warga tanpa KTP. Dari 1.404 tes swab itu, 819 sepesimen sudah keluar.

“Hasilnya yang positif ada 19 orang. Kemudian yang hasilnya negatif baru keluar sekitar 782 orang, dan hasilnya invalid sekitar 18 orang. Ini menandakan bahwa dari hasil itu bisa terlihat kalau angka penularan cukup terkendali di Kota Surabaya,” ujar Febri, Kamis (15/10/2020).

Febri mengatakan, 19 orang yang positif Covid-19 ini langsung diisolasi di Asrama Haji Sukolilo untuk warga KTP Surabaya. Sedangkan warga luar kota ditempatkan di RS Lapangan Indrapura. “Sedangkan yang hasilnya invalid akan dilakukan tes swab ulang sambil isolasi mandiri,” katanya.

Febri menegaskan, meski penularan Covid-19 mulai melandai. Tapi, masyarakat diimbau tetap disiplin protokol kesehatan terutama pakai masker.

“Data kami menyebutkan Covid-19 di Surabaya mulai landai dan terkendali namun ini justru harus diwaspadai jangan sampai kita menjadi terlena ataupun melonggarkan protokol kesehatan terhadap diri sendiri. Kita tetap harus disiplin pada prokes, karena obat terbaik dari Covid-19 ini adalah disiplin dari diri kita sendiri,” katanya.

Sekadar diketahui, Tim Swab Hunter dibentuk mulai tanggal 1 Oktober. Tim ini melakukan operasi yustisi prokes di berbagai macam wilayah baik itu barat, utara, timur, pusat, dan selatan. Dari masing-masing kecamatan juga bergerak bersama Koramil dan Polsek untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan juga menindak para pelanggar prokes. Para pelanggar prokes terutama yang tidak menggunakan masker itu akan langsung dilakukan tes swab di puskesmas setempat.

“Operasi Tim Swab Hunter akan tetap dilakukan setiap hari. Seperti yang diketahui bahwa Covid-19 ini di seluruh dunia ada dan dari Covid-19 ini membentuk sebuah kebiasaan baru,” katanya.(bid/tin)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Perak Barat

Kecelakaan di Simpang Empat Mertex Mojokerto

Truk Trailer Mogok di Flyover Trosobo

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Taman Sidoarjo

Surabaya
Jumat, 27 November 2020
31o
Kurs