Sabtu, 21 Mei 2022

Di Terminal Purabaya Masih Banyak Awak Bus Tanpa Masker 

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Satu diantara awak bus yang patuh protokol kesehatan di terminal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo. Foto: Dok/Totok suarasurabaya.net

Pantauan selama sepekan dibuka kembali Terminal Purabaya, Senin (22/6/2020) masih banyak awak bus yang tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker atau membawa surat keterangan sehat. Hal itu berdampak pengusiran keluar terminal.

Imam Hidayat Kepala Sub Unit (Kasubnit) terminal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo menegaskan bahwa dari pantauan sementara selama sepekan pembukaan kembali Terminal Purabaya, masih banyak awak armada bus yang tidak patuh protokol kesehatan.

“Padahal sanksi tegas langsung kami lakukan. Kami langsung usir keluar awak bus dan armadanya jika memang terbukti tidak patuh pada ketentuan protokol kesehatan. Tanpa masker, langsung kami halau keluar terminal. Tanpa surat keterangan sehat, langsung kami usir. Tanpa penyemprotan disinfektan juga kami tindak,” tegas Imam Hidayat.

Tapi, tambah Imam, dari pantauan yang dilakukan selama sekitar seminggu atau sepekan pascapembukaan kembali terminal Purabaya, beberapa awak armada bus langsung melengkapi diri dengan segala ketentuan protokol kesehatan agar tidak kembali diusir keluar dari terminal.

“Biasanya memang begitu. Setelah ditegur dan dihalau keluar dari terminal, besoknya mereka sudah melengkapi diri dengan berbagai perlengkapan protokol kesehatan, sesuai aturan. Dan tentu saja jika memang sudah lengkap, tidak ada alasan bagi kami untuk menghalau keluar terminal,” tegas Imam.

Jika pelanggaran atas protokol kesehatan, seperti tanpa masker dibiarkan, Imam khawatir hal itu akan ditiru oleh armada atau awak bus lainnya, dan tentu saja itu akan membuat aturan atau ketentuan protokol kesehatan menjadi sekedar aturan tanpa ketegasan untuk dipatuhi.

“Karena itu, kami tetap memaksimalkan pelaksanaan protokol kesehatan bagi seluruh armada bus dan awak bus. Harus tegas. Kedepan kami juga akan melakukan pemantauan lebih ketat lagi bagi calon penumpang agar mematuhi seluruh protokol kesehatan yang diwajibkan,” tambah Imam.

Ditemui sedang menunggu bus jurusan Nganjuk, Lukito menganggap ketentuan memakai masker dan membawa surat keterangan sehat sebagai sesuatu yang biasa ditengah mas apandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Kan ini untuk kepentingan bersama. Kalau semua orang mau patuh, dan mau menuruti aturna itu paling tidka masing-masing bisa saling menjaga diri untuk terhindar dari penyebaran Covid-19. Tadi diperiksa pas mau masuk terminal. Ini masih nunggu bus berangkat,” kata Lukito, Senin (22/6/2020).(tok/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 21 Mei 2022
29o
Kurs