Kamis, 24 September 2020

Dua Menteri Lebanon Mundur Saat Kerusuhan Beirut

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Demonstran melarikan diri dari gas air mata yang ditembakkan oleh polisi anti huru hara selama protes menyusul ledakan Selasa lalu di Beirut, Lebanon. Foto: Reuters/Hannah Mackay

Polisi Lebanon menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa di dekat gedung parlemen di Beirut pada Minggu (9/8/2020). Di hari kedua demonstrasi anti pemerintah pascaledakan, demonstran melemparkan batu dan memblokir jalan.

Sementara itu, dua menteri Lebanon telah menyatakan mundur. Dua menteri kabinet mengundurkan diri di tengah kejatuhan politik karena ledakan di pelabuhan Beirut pada Selasa (4/8/2020) serta krisis ekonomi yang mendera Lebanon selama berbulan-bulan. Kedua menteri itu mundur dengan alasan bahwa pemerintah tidak melakukan reformasi.

Damianos Kattar Menteri Lingkungan mundur dari jabatannya pada Minggu kemarin. Kattar mengatakan, pemerintah Lebanon telah kehilangan banyak kesempatan untuk melakukan reformasi.

Kepergian Kattar mengikuti langkah Manal Abdel Samad Menteri Informasi yang pada Minggu (9/8/2020) yang juga menyatakan mengundurkan diri pascaledakan.

Pada Sabtu (8/8/2020), kemarahan memuncak di beberapa lokasi di pusat kota Beirut. Jumlah pengunjuk rasa merupakan yang terbesar sejak Oktober ketika ribuan orang turun ke jalan untuk menuntut korupsi diakhiri, juga tata kelola pemerintahan yang buruk.

Sekitar 10.000 orang pada Sabtu berkumpul di Lapangan Syuhada. Demonstran berusaha mendobrak pagar pembatas di sepanjang jalan menuju gedung parlemen. yang kemudian terjadi bentrokan dengan kepolisian.

Beberapa demonstran menyerbu kantor-kantor kementerian serta gedung Asosiasi Bank Lebanon. Satu polisi tewas dan Palang Merah menyebutkan lebih dari 170 orang cedera dalam bentrokan itu. Ledakan lebih dari 2.000 ton amonium nitrat di pelabuhan Beirut pada Selasa menewaskan 158 orang dan melukai lebih dari 6.000 lainnya.

Dikutip dari Reuters yang dilansir Antara, di hari kedua demonstrasi, kobaran api muncul di pintu masuk ke Alun-alun Parlemen ketika para demonstran berupaya merangsek masuk ke lokasi yang dikelilingi dengan pagar betis. Para pengunjuk rasa juga membobol kantor kementerian perumahan dan transportasi.(ant/tin)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Hendra Lukas P. Hutagalung

Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Kamis, 24 September 2020
28o
Kurs